Laporan Ayah Eki di Kasus Vina Cirebon Dinilai Tak Lazim
Rabu, 19 Juni 2024 - 22:32 WIB
loading...
Pimpinan LPSK Periode 2019-2024, Edwin Partogi Pasaribu menyebutkan, bahwa laporan Iptu Rudiana ayah Eki di kasus pembunuhan Vina Cirebon tidak lazim. Foto/SINDOnews/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Periode 2019-2024, Edwin Partogi Pasaribu menyebut, laporan Iptu Rudiana ayah Eki di kasus pembunuhan Vina Cirebon tidak lazim. Saat pembunuhan terjadi tahun 2016 lalu, Rudiana menjabat sebagai Kanit Narkoba Polresta Cirebon.
Edwin pun mengajak untuk melihat kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) pada saat terjadi pembunuhan Vina dan Eki. Saat itu, helm di TKP masih utuh, namun Vina tersingkap baju dan celana.
"Sejauh ini saya tidak meyakini bahwa peristiwa pidana itu terjadi," kata Edwin dalam Dialog Rakyat Bersuara di iNews TV, Rabu (19/6/2024).
Edwin pun mengatakan, pada saat Polantas tiba di kejadian, telah menyatakan bahwa Vina dan Eki merupakan korban dari kecelakaan tunggal.
"Kita kembali ke kalau bahasa Tukul kembali ke laptop, kalau bahasa kita kembali ke TKP. Di TKP itu, di awal ketika Pak Suroto dan Pak Supardi itu datang dengan mobil sedan patroli, itu keadaan sudah ramai. Dan pada waktu itu sebagai disampaikan situasinya seperti itu. Disimpulkan oleh Polantas ketika itu bahwa ini kecelakaan tunggal," jelasnya.
Edwin pun mengajak untuk melihat kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) pada saat terjadi pembunuhan Vina dan Eki. Saat itu, helm di TKP masih utuh, namun Vina tersingkap baju dan celana.
"Sejauh ini saya tidak meyakini bahwa peristiwa pidana itu terjadi," kata Edwin dalam Dialog Rakyat Bersuara di iNews TV, Rabu (19/6/2024).
Edwin pun mengatakan, pada saat Polantas tiba di kejadian, telah menyatakan bahwa Vina dan Eki merupakan korban dari kecelakaan tunggal.
"Kita kembali ke kalau bahasa Tukul kembali ke laptop, kalau bahasa kita kembali ke TKP. Di TKP itu, di awal ketika Pak Suroto dan Pak Supardi itu datang dengan mobil sedan patroli, itu keadaan sudah ramai. Dan pada waktu itu sebagai disampaikan situasinya seperti itu. Disimpulkan oleh Polantas ketika itu bahwa ini kecelakaan tunggal," jelasnya.
Lihat Juga :