Aksi Bela Palestina Harus Fokus pada Isu Kemanusiaan

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:31 WIB
loading...
Aksi Bela Palestina...
Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PBNU, M Najih Arromadloni. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Dukungan kepada Palestina yang masif di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, harus berpijak pada isu utama, yakni kemanusiaan. Jangan sampai aksi bela Palestina ditunggangi isu khilafah sebagai solusi menyelesaikan konflik di Timur Tengah.

Hal ini disampaikan Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PBNU, M Najih Arromadloni dalam keterangannya, Selasa (18/6/2024).

"Persoalan Palestina ini harus dilihat dalam frame yang lebih luas. Ini bukan hanya persoalan agama, kita justru harus menarik pihak-pihak yang non-Muslim (agar ikut mendukung), karena kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus menggaungkan isu yang lebih universal," kata Gus Najih, panggilan karibnya.



Menurutnya, tema kemanusiaan yang lebih umum dan dapat diterima oleh semua kalangan akan lebih efektif menarik dukungan semua pihak. Nyatanya, tidak semua warga yang menjadi korban di Palestina beragama Islam. Ada banyak umat Kristen dan beberapa gereja di Gaza yang menjadi korban dari agresi militer Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Merawat Kebhinnekaan...
Merawat Kebhinnekaan Melalui Internalisasi Nilai Pancasila dan Penguatan Bela Negara
Indonesia Tunda Kirim...
Indonesia Tunda Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Imbas Perang AS-Israel dengan Iran
Di Depan Ratusan Ulama,...
Di Depan Ratusan Ulama, Prabowo Siap Dorong Perdamaian Timteng dan Perjuangkan Palestina
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Penuh Senjata Canggih, Bagaimana dengan Alutsista Indonesia?
ISI Ungkap 3 Alasan...
ISI Ungkap 3 Alasan Indonesia Bergabung dengan Board of Peace
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Rekomendasi
MNC University Hadiri...
MNC University Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Perkuat Wawasan Mahasiswa tentang Ekonomi Kerakyatan
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Berita Terkini
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved