alexametrics

Jelang Pemilu, PBNU Ingatkan Masyarakat Gunakan Hak Pilih

loading...
Jelang Pemilu, PBNU Ingatkan Masyarakat Gunakan Hak Pilih
Konferensi pers di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (15/4/2019). Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Tiga hari menjelang Pemilu Serentak 2019, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan maklumat untuk seluruh warga NU dan masyarakat pada umumnya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengajak seluruh warga NU dan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan dalam memilih pemimpin mengedepankan kriteria profetik yakni shidiq, tabligh, amanah dan fathanah.

"PBNU mengajak seluruh warga negara menyukseskan penyelenggaraan pemilu yang bersih, jujur dan adil dengan menggunakan hak pilihnya dalam mekanisme demokrasi lima tahunan," tutur Said Aqil saat konferensi pers, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat (15/4/2019).



Pemilu yang mengedepankan etika Jujur dan adil merupakan wasilah dalam mewujudkan tujuan dan cita-cita nasional. Selanjutnya, Said Aqil meminta lembaga penyelenggara pemilu dan Sentra Gakumdu untuk menjamin penyelenggaraan pemilu adil, jujur dan bersih

"Kami minta, KPU, Bawaslu, DKKPP dan TNI Polri untuk menjamin pemilu seadil-adilnya sejujur-jujurnya sebersih-bersihnya demi mewujudkan adil demokrasi Indonesia yang bermartabat tidak dan jangan pernah kompromi dengan politik uang yang terbukti merusak demokrasi dan menimbulkan cacat legitimasi," tuturnya.

Kemudian, PBNU meminta kedua kubu tim sukses maupun para simpatisan agar bahu-membahu menciptakan suasana politik damai, tidak memprovokasi rakyat dengan berita hoaks dan ujaran kebencian.

"PBNU mengajak seluruh jajaran penyelenggara pemilu untuk menjamin penyelenggaraan pemilu yang adil, jujur dan bersih guna mewujudkan demokrasi Indonesia yang bermartabat," tuturnya.

Pemilu 2019 merupakan pemilu serentak pertama yang digelar bangsa Indonesia, hal ini akan menjadi ujian kesiapan bangsa Indonesia dalam berdemokrasu secara maju dan beradab.

"Kesuksesan penyelenggaraan pemilu tahun ini akan mengokohkan persepsi dunia bahwa Indonesia dengan mayoritas muslim dapat menyandingkan Islam dengan demokrasi dalam bingkai kenegaraan," tuturnya.

Terakhir, Said Aqil mengungkapkan Pemilu bermartabat merupakan cerminan bangsa yang berbudaya dan beradab.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak