Cerita Kusnadi Asisten Hasto Dibohongi hingga Dibentak-bentak Penyidik KPK
Rabu, 12 Juni 2024 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi yang di (lantai) atas (gedung KPK) saya digeledah dan barangnya disita. Diintimidasi, dibentak-bentak, saya merasa dibohongi juga katanya dipanggil Bapak (Hasto) itu ternyata enggak," ujar Kusnadi kepada wartawan di Kantor Komnas HAM.
"Diinterogasi (selama 3 jam). dibentaknya 'Sudah kamu diem saja'. Cuma kan saya orang biasa, saya takut," sambungnya.
Dirinya juga sempat ditanya soal keberadaan Harus Masiku yang saat ini sedang dalam pengejaran penyidik KPK. Sebab, Hasto diketahui dipanggil KPK sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Harun Masiku.
"Ya ditanya barang ini. Sama ditanya keberadaan Harun Masiku. Saya jawab tidak tahu, terus dia bilang 'kamu jangan bohong'. 'kamu orang Islam kan' Gitu. 'Kamu tahu kan kalau bohong', gitu, 'bohong itu di neraka itu bahaya, berat'," sambungnya.
Dia mengaku, barang-barang yang disita oleh penyidik, antara lain, dua handphone (HP) milik Hasto dan satu HP miliknya, dan buku PDIP. "ATM sama buku tabungan (milik saya juga disita) yang isinya juga enggak seberapa, enggak ada Rp1 juta," sambungnya.
"Diinterogasi (selama 3 jam). dibentaknya 'Sudah kamu diem saja'. Cuma kan saya orang biasa, saya takut," sambungnya.
Dirinya juga sempat ditanya soal keberadaan Harus Masiku yang saat ini sedang dalam pengejaran penyidik KPK. Sebab, Hasto diketahui dipanggil KPK sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Harun Masiku.
"Ya ditanya barang ini. Sama ditanya keberadaan Harun Masiku. Saya jawab tidak tahu, terus dia bilang 'kamu jangan bohong'. 'kamu orang Islam kan' Gitu. 'Kamu tahu kan kalau bohong', gitu, 'bohong itu di neraka itu bahaya, berat'," sambungnya.
Dia mengaku, barang-barang yang disita oleh penyidik, antara lain, dua handphone (HP) milik Hasto dan satu HP miliknya, dan buku PDIP. "ATM sama buku tabungan (milik saya juga disita) yang isinya juga enggak seberapa, enggak ada Rp1 juta," sambungnya.
Lihat Juga :