BRIN-Korea Selatan Kerja Sama Kembangkan Teknologi Informasi Berbasis AI dan Big Data
Rabu, 12 Juni 2024 - 17:21 WIB
loading...
Waka BRIN Prof. Amarulla Octavian menerima Courtesy Call dari Presiden Korea Institute of Science and Technology Information (KISTI) Jaesso Kim, Ph. D., Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi (BRIN) bersama dengan Korea Selatan (Korsel) menjalin kerja sama riset mengembangkan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Big Data. Kerja sama riset kedua institusi dituangkan ke dalam Memorandum of Understanding (MOU) yang ditandatangani bersama.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Waka BRIN) Prof. Amarulla Octavian usai menerima Courtesy Call dari Presiden Korea Institute of Science and Technology Information (KISTI) Jaesso Kim, Ph. D., beserta delegasi pada Rabu (12/6/2024).
“Kedatangan delegasi KISTI merupakan momentum kerja sama riset antara BRIN dan KISTI yang fokus untuk mengembangkan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Big Data,” ucapnya.
Baca juga: Waka BRIN Siapkan Teknologi Maju Kelola Tumbuhan Kebun Raya IKN
Dalam diskusi terbatas, Prof. Amarulla Octavian menekankan pentingnya riset bersama BRIN dan KISTI untuk mengantisipasi dampak negatif kemajuan teknologi Starlink. Bagi BRIN sangat penting untuk bisa tetap memanfaatkan kemajuan teknologi BRIN tapi sekaligus melindungi nilai-nilai luhur dan norma kehidupan sosial bangsa Indonesia dari pengaruh negatif penyalahgunaan teknologi Starlink, seperti masuknya fenomena LGBT, pornografi, dan judi online.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Waka BRIN) Prof. Amarulla Octavian usai menerima Courtesy Call dari Presiden Korea Institute of Science and Technology Information (KISTI) Jaesso Kim, Ph. D., beserta delegasi pada Rabu (12/6/2024).
“Kedatangan delegasi KISTI merupakan momentum kerja sama riset antara BRIN dan KISTI yang fokus untuk mengembangkan teknologi informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Big Data,” ucapnya.
Baca juga: Waka BRIN Siapkan Teknologi Maju Kelola Tumbuhan Kebun Raya IKN
Dalam diskusi terbatas, Prof. Amarulla Octavian menekankan pentingnya riset bersama BRIN dan KISTI untuk mengantisipasi dampak negatif kemajuan teknologi Starlink. Bagi BRIN sangat penting untuk bisa tetap memanfaatkan kemajuan teknologi BRIN tapi sekaligus melindungi nilai-nilai luhur dan norma kehidupan sosial bangsa Indonesia dari pengaruh negatif penyalahgunaan teknologi Starlink, seperti masuknya fenomena LGBT, pornografi, dan judi online.
Lihat Juga :