Ombudsman Minta Pemerintah Tegas soal Kebijakan Larangan Mudik

Jum'at, 01 Mei 2020 - 15:13 WIB
loading...
Ombudsman Minta Pemerintah...
Pemudik. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia mendesak pemerintah tegas dalam menjalankan regulasi dan kebijakan tentang pembatasan pergerakan dan larangan mudik. Sikap konsisten itu akan melindungi masyarakat dari penularan virus corona.

Komisioner Ombusdman Alvin Lie mempertanyakan kesungguhan pemerintah mencegah penularan virus ini. Indikatornya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang mudik, tapi di bawahnya banyak pengecualian. Belakangan, salah satu maskapai terbesar mendapatkan izin khusus untuk tetap beroperasi membawa penumpang.

Berubah-ubahnya aturan ini akan membuat bingung pelaksana di lapangan. Pemerintah harus komitmen dan konsisten terhadap penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan mudik.

Alvin menerangkan, pergerakan orang harus dibatasi ketat agar mereka tidak keluar dari wilayah zona merah, seperti DKI Jakarta. Selain itu, perlu edukasi yang masif tentang pencegahan, penanganan, dan bahaya Covid-19. (Baca juga: Kemenhub Siapkan Aturan Turunan Permenhub Terkait Larangan Mudik ).

Masyarakat di wilayah yang menerapkan PSBB masih terlihat berkerumun. Itu menunjukkan masyarakat tidak mendapatkan pengetahuan yang cukup. "Saya meragukan apa tujuan pengendalian mudik untuk mencegah penyebaran covid bisa terwujud dengan baik. Mungkin di Jakarta akan turun, di daerah akan meledak," ucapnya kepada SINDOnews, Jumat (1/5/2020).

Ombudsman, menurut Alvin, selalu berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkompeten dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mengetahui penanganan Covid-19. Masalahnya, kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah (pemda) mempunyai kebijakan sendiri-sendiri.

"Ini tentunya harus diluruskan. Ini kewenangan siapa. Nanti ada yang tidak beres saling lempar tanggung jawab," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cuma Ganti Istilah,...
Cuma Ganti Istilah, Rizal Ramli: Lockdown Solusi Sesuai Konstitusi Atasi Pandemi Covid
Tangani Covid-19, Legislator...
Tangani Covid-19, Legislator Demokrat Minta Pemerintah Terapkan PSBB
Didesak Berlakukan PSBB...
Didesak Berlakukan PSBB atau Lockdown, Pemerintah Tetap Pilih PPKM Mikro
Covid-19 Melonjak, Pimpinan...
Covid-19 Melonjak, Pimpinan Komisi IX DPR Minta Anies Tarik 'Rem Darurat'
Pemerintah Diminta Terapkan...
Pemerintah Diminta Terapkan PSBB untuk Zona Merah dan Oranye
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan...
Covid-19 Melonjak, Tingkatkan Pembatasan Sosial dan Terapkan WFH
Cara Pasang Roof Box...
Cara Pasang Roof Box di Mobil agar Aman Dipakai Mudik
7 Tips Mudik Lebaran...
7 Tips Mudik Lebaran Sendirian bagi Perempuan, Biar Makin Aman dan Nyaman
Mengenal Microsleep...
Mengenal Microsleep saat Mudik, Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved