Faktor Kamala Harris di Pilpres AS
Kamis, 20 Agustus 2020 - 06:24 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kontestasi jabatan senator dari California pada 2016 lalu, Kamala mengalahkan Loreta Sanchez, seorang politisi populer kala itu. Kamala terpilih sebagai orang ketiga senator perempuan dari negara bagian California, perempuan kedua sebagai Afro Amerika dan pertama sebagai keturunan Asia Selatan sebagai anggota Senat AS.
Sebagai seorang senator, Kamala mendukung penuh jaminan kesehatan universal (universal healthcare), reformasi perundang-undangan imigrasi (Immigration Reform), pelarangan senjata berat, Dream Act (undang-undang jaminan bagi anak-anak immigran yg masuk Amerika di saat masih di bawah umur), reformasi perpajakan, dan banyak lagi.
Kamala menjadi perhatian nasioanl selama pemerintahan Donald Trump karena disegani oleh para pejabat yang melakukan dengar pendapat (hearing) di Senat. Sebagai mantan jaksa, pertanyaan dan argumen Kamala selalu tajam dan mengena.
Kamala lalu masuk dalam perebutan nominasi kandidat presiden dari Partai Demokrat untuk Pilpres 2020. Sejak itu Kamala semakin dikenal secara nasional hingga mengakhiri kampanyenya pada Desember 2019 lalu. Keikutsertaannya dalam kontestasi pencalonan Demokrat ini menjadikan Kamala semakin populer secara nasional.
Pada akhirnya setelah melalui seleksi panjang dan ketat akhirnya capres Partai Demokrat, Joe Biden, memutuskan untuk memilih Kamala Harris sebagai pendampingnya. Ini sekaligus menjadikan Kamala sebagai orang pertama Afro Amerika dan Asia Selatan, serta perempuan ketiga Amerika yang pernah menjadi calon wapres. Sebelumnya kita kenal ada Geraldine Ferraro dari New York (Demokrat) dan Sarah Palin dari Alaska (Republik).
Ada beberapa kritikan terhadap Kamala Harris, misalnya kehadirannya di Konferensi AIPAC (Lobby Yahudi) dan menyampaikan dukungannya kepada Israel. Namun harus diketahui bahwa di mana saja politisi akan selalu terbawa oleh realita domestik yang ada. Tidak ada capres Amerika kecuali melakukan hal sama dengan Kamala.
Dalam sejarah negara ini hanya ada satu politisi yang menolak hadir di pertemuan tahunan AIPAC, yaitu Benrnie Sanders. Akibatnya kita lihat bahwa kendati Bernie sangat populer di kalangan pemilih, ada hidden power yang menghalangi pencalonannya. Bernie Sander selalu gagal untuk memenangi pencalonan capres AS.
Sebagai seorang senator, Kamala mendukung penuh jaminan kesehatan universal (universal healthcare), reformasi perundang-undangan imigrasi (Immigration Reform), pelarangan senjata berat, Dream Act (undang-undang jaminan bagi anak-anak immigran yg masuk Amerika di saat masih di bawah umur), reformasi perpajakan, dan banyak lagi.
Kamala menjadi perhatian nasioanl selama pemerintahan Donald Trump karena disegani oleh para pejabat yang melakukan dengar pendapat (hearing) di Senat. Sebagai mantan jaksa, pertanyaan dan argumen Kamala selalu tajam dan mengena.
Kamala lalu masuk dalam perebutan nominasi kandidat presiden dari Partai Demokrat untuk Pilpres 2020. Sejak itu Kamala semakin dikenal secara nasional hingga mengakhiri kampanyenya pada Desember 2019 lalu. Keikutsertaannya dalam kontestasi pencalonan Demokrat ini menjadikan Kamala semakin populer secara nasional.
Pada akhirnya setelah melalui seleksi panjang dan ketat akhirnya capres Partai Demokrat, Joe Biden, memutuskan untuk memilih Kamala Harris sebagai pendampingnya. Ini sekaligus menjadikan Kamala sebagai orang pertama Afro Amerika dan Asia Selatan, serta perempuan ketiga Amerika yang pernah menjadi calon wapres. Sebelumnya kita kenal ada Geraldine Ferraro dari New York (Demokrat) dan Sarah Palin dari Alaska (Republik).
Ada beberapa kritikan terhadap Kamala Harris, misalnya kehadirannya di Konferensi AIPAC (Lobby Yahudi) dan menyampaikan dukungannya kepada Israel. Namun harus diketahui bahwa di mana saja politisi akan selalu terbawa oleh realita domestik yang ada. Tidak ada capres Amerika kecuali melakukan hal sama dengan Kamala.
Dalam sejarah negara ini hanya ada satu politisi yang menolak hadir di pertemuan tahunan AIPAC, yaitu Benrnie Sanders. Akibatnya kita lihat bahwa kendati Bernie sangat populer di kalangan pemilih, ada hidden power yang menghalangi pencalonannya. Bernie Sander selalu gagal untuk memenangi pencalonan capres AS.