Soal Propaganda Rusia, Tim Prabowo Sarankan Jokowi Bertemu Putin

Rabu, 06 Februari 2019 - 13:05 WIB
Soal Propaganda Rusia,...
Soal Propaganda Rusia, Tim Prabowo Sarankan Jokowi Bertemu Putin
A A A
JAKARTA - Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali mengkritik tentang pernyataan Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut ada tim sukses yang menerapkan propaganda Rusia dengan cara melempar fitnah dan hoaks.

Tim Prabowo-Sandi menilai pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 01 itu sebagai blunder. Sebab, pernyataan itu dinilainya telah membuat Rusia bereaksi.

"Pernyataan Jokowi tentang propaganda Rusia tidak hanya blunder, tapi bunuh diri. Dubesnya (Rusia) menuliskan protes, bukan lewat surat resmi saluran diplomatik, tapi mengumbarnya di medsos," kata Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Moh Nizar Zahro dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/2/2019).(Baca juga: Klarifikasi Rusia Soal Propaganda yang Disebut Jokowi )
Menurut dia, cuitan Kedubes Rusia di Indonesia itu sebagai sebagai bentuk sikap Rusia yang tidak suka terhadap pernyatan Jokowi soal propaganda Rusia. Dia menduga hal itu terjadi karena Jokowi mendapatkan informasi keliru dari bawahannya.

Nizar juga menyayangkan pernyataan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang menuduh tim Prabowo-Sandi mengadu domba Jokowi dengan Rusia. Padahal, pernyataan tentang Propaganda Rusia berasal dari Jokowi.
(Baca juga: Mantan Seskab Jelaskan Propaganda Rusia yang Disebut Jokowi )Dia menyarankan agar Jokowi segera menemui Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meminta maaf atas pernyataanya. Dia juga menyarankan kepada Jokowi dan tim kampanyenya untuk tetap fokus menghadapi pilpres.
"Jangan karena elektabilitas yang mulai longsor, sehingga menyebabkan lahirnya banyak blunder politik. Prabowo-Sandi ingin memenangkan pilpres ini secara elegan dan bermartabat, bukan kemenangan akibat blunder lawan politik. Sekali lagi kami sarankan Pak Jokowi dan TKN untuk tetap fokus," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved