Alasan Investasi di Balik Rencana Kedatangan TKA China Tidak Bisa Diterima

Jum'at, 01 Mei 2020 - 12:20 WIB
loading...
Alasan Investasi di...
Alasan Investasi di Balik Rencana Kedatangan TKA China Tidak Bisa Diterima
A A A
JAKARTA - Gerakan Untuk Indonesia Adil dan Demokratis (GIAD) meminta pemerintah membatalkan rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Sulawesi Tenggara. Kedatangan mereka dikhawatirkan menambah kerumitan dalam pencegahan Covid-19.

GIAD yang dimotori Raya Rangkuti mengatakan rencana kedatangan TKA ini memberi sinyal seolah-olah aturan yang ditetapkan oleh pemerintah itu berlaku tidak konsisten.

"Di satu segi, pemerintah terus menerus meminta warga untuk patuh dan sigap dalam melaksanakan aturan PSBB. Saat yang sama pemerintah terus membuat kebijakan yang mengundang protes publik dan juga keraguan pada kebijakan-kebijakan pemerintah," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (1/5/2020)

GIAD menilai alasan investasi di balik rencana mendatangkan TKA tentu tidak bisa diterima. Wabah Covid-19 ini telah membuat banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perumahan pekerja lokal. GIAD memprediksi angka pengangguran terbuka 3,5 hingga 8,5 juta orang pada tahun ini. (Baca juga: Rencana Kedatangan 500 TKA China Melukai Perasaan Publik ).

GIAD menyerukan tiga tuntutan terkait rencana kedatangan TKA dan penangan Covid-19. Pertama, pemerintah menghentikan izin untuk mendatangkan TKA. Ini sejalan dengan kebijakan penutupan masuknya warga negara asing ke Indonesia.

"Pemerintah lebih baik memprioritaskan penanganan pengangguran dan kemiskinan di dalam negeri. Kedua, pemerintah fokus pada penanganan dampak Covid-19, baik kesehatan, sosial, dan utamanya ekonomi," terang Ray.

Ketiga, saat ini penanganan wabah belum optimal, maka pemerintah sebaiknya tidak membebani pikiran dan perasaan masyarakat ke arah yang negatif. Menurut GIAD, berbagai kebijakan berpotensi menambah beban pikiran masyarakat, seperti pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja dan pendanaan kursus Prakerja yang menghabiskan Rp5,6 triliun. (Baca juga: Dukung Program Kartu Prakerja, Hetifah Beri Sejumlah Catatan Ini ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TKA China Masuk Indonesia,...
TKA China Masuk Indonesia, Demokrat: Apa Pemerintah Tak Pernah Belajar dari Kegagalan?
TKA China Masih Masuk...
TKA China Masih Masuk saat PPKM, DPR: Publik Sudah Bosan dengan Alasan Pemerintah
34 TKA China Masuk saat...
34 TKA China Masuk saat PPKM, Demokrat: Keselamatan Rakyat Digadaikan
TKA China Masuk Indonesia...
TKA China Masuk Indonesia di Tengah PPKM, Mardani Ali Sera: Cederai Keadilan Publik
34 TKA China Masuk saat...
34 TKA China Masuk saat PPKM Level 4, DPR Tagih Penjelasan Menkumham
34 Pekerja China Masuk...
34 Pekerja China Masuk Indonesia, Ditjen Imigrasi Nyatakan Sesuai Permenkumham
PT GNI Kembali Beroperasi...
PT GNI Kembali Beroperasi Usai Bentrok Berdarah, Aparat Gabungan Kawal Ketat Lokasi
Bentrokan di PT GNI,...
Bentrokan di PT GNI, Fungsionaris PB HMI Imbau Semua Pihak Menahan Diri
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Rekomendasi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
Liburan Sekolah, Makau...
Liburan Sekolah, Makau Tawarkan Paket Wisata Keluarga Hanya Rp1 Jutaan!
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berita Terkini
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved