Pertanyaan Akan Dikirim ke Paslon Seminggu Sebelum Debat

Minggu, 06 Januari 2019 - 05:14 WIB
Pertanyaan Akan Dikirim...
Pertanyaan Akan Dikirim ke Paslon Seminggu Sebelum Debat
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuat terobosan baru dengan menyiapkan model debat yang berbeda dari debat kandidat 2014. Model baru yang akan diterapkan pada debat capres-cawapres 2019 adalah mengenai model pertanyaan yang dibuat terbuka dan tertutup kepada pasangan calon.

Ketua KPU, Arief Budiman mengatakan, yang berbeda adalah model pertanyaan dengan sistem terbuka yakni pertanyaan dari penelis sudah dikirim atau diserahkan duluan kepada masing-masing paslon.

"Kalau target kita sih tanggal 10 lah, seminggu sebelum pelaksanaan debat (pertanyaan sudah dikirim ke paslon)," kata Arief usai membuka rapat perdana panelis debat di Hotel Mandarin, Sabtu 5 Januari 2019.

Dijelaskan Arief, dalam debat nanti ada dua lontaran pertanyaan terbuka dan tetutup. Terbuka ini pertanyaan sudah dikirim duluan ke paslon. Namun paslon tidak tahu apa yang akan ditanyakan saat debat berlangsung.

"Karena kan itu seperti bank soal gitu loh," ujar Arief.

Menurut Arief, dalam hal pertanyaan terbuka panelis menyiapkan sekira 20 pertanyaan yang dikirim ke masing-masing paslon sebelum pelaksanaan debat. Dari 20 pertanyaan itu, nantinya masing paslon yakni paslon nomor urut 01 dan 02 hanya mendapatkan tiga pertanyaan dari moderator.

Menurutnya, tiga dari 20 pertanyaan itu paslon nomor 01 dan 02 belum tahu mana yang akan ditanyakan oleh moderator. "Tapi mereka sudah mempersiapkan, misal stok pertanyaan ada 20 silahkan saja, itu yang pertama," jelasnya.

Kemudian, kata Arief, model pertanyaan tertutup. Menurutnya, pertanyaan ini akan disampaikan oleh masing-masing paslon. Pertanyaan tertutup ini lazim diterapkan dalam debat-debat kandidat seperti debat kandidat dalam pilpres 2014.

"Yang tertutup itu berasal dari masing masing paslon. 01 mengajukan kepada 02, kemudian 02 mengajukan pertanyaan ke 01. Ini kan enggak ada yang tau pertanyaan nya sepeti apa," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Berita Terkini
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved