Peringatan HUT RI Ke-75, Upacara Penuh Makna di Tengah Pandemi
Selasa, 18 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
“Begitu pun pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya, di kota-kota, di dusun-dusun, di lereng-lereng gunung, di lembah-lembah ngarai, dan di dasar-dasar lautan,” ucap Jokowi.
Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keridaan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdi terhadap perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Kemerdekaan)
Di bagian lain, meskipun tidak hadir dalam upacara di Istana Merdeka, presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan bahwa di momen peringatan HUT Kemerdekaan pada masa pandemi kali ini, dia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan tetap optimistis dalam menghadapi krisis.
“Kita harus tetap bersatu dan optimis(tis). Karena pada saatnya, percayalah badai akan berlalu. Yang penting kita tetap bersatu, pemerintah memimpin, membimbing dan menolong rakyatnya, sedangkan rakyat mendukung penuh pemerintahnya seraya menjalankan kewajiban-kewajibannya,” ucap SBY.
Adapun presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyoroti masih minimnya keterlibatan perempuan di kancah politik Indonesia. Sebagai satu-satunya presiden perempuan di Indonesia, dia menilai peran kaum perempuan masih sangat kurang. “Sebenarnya kalau saya melihat, para wanita Indonesia ini masih sangat kurang di dalam kiprahnya dalam bidang politik. Saya menekankan hal itu,” katanya, dikutip dari video Biro Pers Setpres, Senin (17/8/2020). (Dita Angga)
Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keridaan, keikhlasan, dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdi terhadap perjuangan demi kebahagiaan nusa dan bangsa. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Kemerdekaan)
Di bagian lain, meskipun tidak hadir dalam upacara di Istana Merdeka, presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan bahwa di momen peringatan HUT Kemerdekaan pada masa pandemi kali ini, dia mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan tetap optimistis dalam menghadapi krisis.
“Kita harus tetap bersatu dan optimis(tis). Karena pada saatnya, percayalah badai akan berlalu. Yang penting kita tetap bersatu, pemerintah memimpin, membimbing dan menolong rakyatnya, sedangkan rakyat mendukung penuh pemerintahnya seraya menjalankan kewajiban-kewajibannya,” ucap SBY.
Adapun presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyoroti masih minimnya keterlibatan perempuan di kancah politik Indonesia. Sebagai satu-satunya presiden perempuan di Indonesia, dia menilai peran kaum perempuan masih sangat kurang. “Sebenarnya kalau saya melihat, para wanita Indonesia ini masih sangat kurang di dalam kiprahnya dalam bidang politik. Saya menekankan hal itu,” katanya, dikutip dari video Biro Pers Setpres, Senin (17/8/2020). (Dita Angga)
(ysw)
Lihat Juga :