alexametrics

Kenaikan Harga BBM

Banyak 'Berkicau' di Media Sosial, Anggota DPR Kurang Bermanfaat

loading...
Banyak Berkicau di Media Sosial, Anggota DPR Kurang Bermanfaat
Caleg PSI Riza Villano mengatakan, anggota DPR saat ini kurang greget atau kurang bermanfaat. Hal ini terkait protes kenaikan harga BBM lewat media sosial. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah telah mengumumkan kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa jenis kecuali premium pada beberapa hari lalu. Kebijakan yang dikeluarkan tersebut segera mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya adalah Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menanggapi naiknya harga BBM dengan memberi sindiran di akun Twitter pribadi miliknya. Ia menuliskan lirik naik-naik ke puncak gunung namun diganti atau diplesetkan.

Kicauan Fadli langsung di sambut Riza Villano, Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengatakan, anggota DPR saat ini kurang greget atau kurang bermanfaat. "Saya sebagai calon legislatif dari PSI ingin sedikit mengemukakan pendapat bahwa wakil-wakil rakyat di DPR sekarang menurut saya kurang bermanfaat, bisanya cuma ngubah-ngubah lagu di Twitter," kata Riza di Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Kalau memang Fadli Zon betul-betul peduli kepada rakyat bukan hanya ingin eksis, ia bisa dan mempunyai hak untuk interpelasi terhadap kenaikan BBM. Sayangnya hal itu tidak dilakukan dan malah berkicau di Twitter.

"Ketika ada kebijakan pemerintah yang tidak disukai harusnya bisa bertindak melakukan sesuatu yang tentunya sesuai konstitusi, tetapi tidak pernah ada suatu langkah nyata yang dilakukan DPR RI dan hanya eksis di media sosial yang tidak akan berdampak apa-apa," ujarnya.

Jika berada pada posisi Fadli saat ini, maka Riza akan melakukan interpelasi dengan mengumpulkan 15 anggota DPR kemudian mempertanyakan perihal kebijakan tersebut.

"Saya mengimbau untuk anggota DPR RI jangan cuma eksis saja di sosial media, jangan cuma cuit-cuit saja, jangan cuma cari sensasi saja, tapi lakukanlah langkah-langkah greget yang nyata dan konkret kepada rakyat," tambahnya.

Diketahui, BBM non-subsidi yang mengalami kenaikan adalah Pertamax menjadi Rp10.400 per liter dari harga sebelumnya Rp9.500 per liter. Kemudian Pertamax Turbo naik dari Rp10.700 per liter menjadi Rp12.250 per liter.

Selanjutnya, Pertamina Dex naik dari Rp10.500 per liter menjadi Rp11.850 per liter. Dexlite naik dari Rp9 ribu per liter menjadi Rp10.500 per liter dan Biosolar Non-PSO sebesar Rp9.800 per liter.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak