Apa yang Diharapkan Indonesia Bergabung dengan OECD?

Rabu, 13 Maret 2024 - 03:18 WIB
loading...
A A A
Akselerasi Target 2045

“Kerja sama OECD yang lebih erat akan mewujudkan banyak ambisi kami dengan terbukanya perdagangan dan investasi, terutama terhadap teknologi dan inovasi, serta membuka akses pasar bagi ekspor,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, di Langham Hotel, Jakarta, Rabu (28/02/2024).

baca juga: Daftar Negara Anggota OECD, Ada Israel hingga Indonesia

Harapan besar Indonesia dengan bergabung dalam OECD sebenarnya wajar mengingatkan peran strategis yang bisa dimainkan. Dengan referensi kebijakan dan standar luas di berbagai sektor yang dimiliki OECD, proses aksesi Indonesia diharapkan mampu mendukung reformasi struktural yang berkelanjutan di Indonesia, serta mendukung penyempurnaan kebijakan dan regulasi sesuai referensi yang unggul.

Selanjutnya, penyesuaian standar dan kebijakan juga akan berpengaruh pada peningkatan tingkat kepercayaan global, peningkatan perdagangan dan investasi, terutama terhadap kolaborasi teknologi dan inovasi, membuka akses pasar bagi ekspor dalam negeri, meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan infrastruktur.

Kerja sama internasional, terutama dengan OECD, bisa menjadi salah satu sektor yang memainkan peranan penting dalam memberikan peta jalan yang komprehensif guna mendorong terwujudnya transisi dan transformasi ekonomi menuju Visi Indonesia Emas 2045. Sebagai upaya jangka menengah, Indonesia saat ini berfokus pada peningkatan produktivitas dan daya saing internasional untuk mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi nasional ke depan agar mampu keluar darimiddle-income trap seperti yang dilakukan Korea Selatan.

Saat ini Indonesia masuk dalamcritical part, periode krisis masuk dalam negara dari USD5.000 di akhirtahun depan, untuk mencapai negara pendapatan di atas USD10.000. Untuk ke luar dari jebakan pendapatan kelas menengah, ekonomi perlu tumbuh minimal 6-7% hingga 20 tahun mendatang. Karena itu, fokus jangka menengah Indonesia adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing internasional agar memiliki PDB yang lebih tinggi.

‘’Waktu kita tidak banyak. Diperkirakan 10 tahun dan untuk 10 tahun itu bersamaan dengan adanya bonus demografi. Dan bersamaan dengan itu fungsi dari pada investasi danmultilateral trademenjadi penting. Artinya kita membuka akses terhadap pasar di 38 negara OECD dan juga kita menggunakanbest practicestandar yang sama,” ungkap Menko Airlangga.

Disebutkan, keanggotaan Indonesia pada OECD akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi Indonesia, diperlukan untuk meningkatkan kecepatan dan skala transformasi ekonomi untuk mencapai tujuan strategis nasional. Indonesia juga memerlukan sarana dan pendekatan baru untuk memandu para pembuat kebijakan untuk bergerak maju, terutama dengan menyelaraskan diri dengan tolok ukur internasional.

Institusi dan pembuat kebijakan di Indonesia akan mendapatkan manfaat dari proses keanggotaan OECD -dalam hal memperkuat penyusunan kebijakan berbasis bukti dan analisis, khususnya pada reformasi lingkungan, sosial dan tata kelola. Selain itu kebijakan nasional Indonesia akan mampu beradaptasi dengan perubahan struktural yang ada, seperti dekarbonisasi, digitalisasi, teknologi, dan masalah demografi.

baca juga: Indonesia Resmi Jadi Anggota OECD, Negara Pertama di ASEAN

Sebaliknya bagi OECD, bergabungnya Indonesia akan memberikan jangkauan global yang lebih luas, khususnya pada kawasan Asia Tenggara. Dengan proyeksi sebagai lima besar perekonomian dunia pada 2045, Indonesia merupakan mitra strategis dalam memperkuat standar dan praktik terbaik OECD. Kemitraan dengan Indonesia juga untuk memastikan bahwa no one should be left behind, sejalan dengan misi kunjungan Presiden Joko Widodo ke Afrika minggu ini guna menjalin kemitraan dan peluang kerja sama.

Kepala Center of Macroeconomics and Finance INDEF Rizal Taufikurahman dan Direktur Riset INDEF Berly Martawardaya dalam diskusi publik ‘’Untuk Rugi Indonesia Masuk OECD’’, Selasa (15/8/2023) mengatakan bahwa menjadi anggota OECD merupakan kebanggaan suatu negara. Betapa tidak, dengan diakui sebagai anggota OECD artinya negara bersangkutan diakui sebagai negara maju, baik dari sisi kebijakan maupun perekonomian.

“Stabilitas ekonomi dan keuangan sangat penting bagi anggota OECD. Makanya, negara OECD harus memastikan pertumbuhan ekonominya tinggi, inflasinya terkendali, kinerja anggarannya seimbang, serta sistem keuangan, dan mata uangnya stabil,” ujar Rizal Taufikurahman. (*)
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
5 Pendekatan yang Perlu...
5 Pendekatan yang Perlu Dilakukan Pemerintah untuk Perbaiki Ekonomi
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Apresiasi Pidato Prabowo...
Apresiasi Pidato Prabowo di DPR, Rampai Nusantara: Memberikan Ketenangan bagi Rakyat
Prabowo: Waktu Saya...
Prabowo: Waktu Saya Enggak Berkuasa, Ibu Mega juga Bantu Saya di Bidang Ekonomi
Prabowo Janji Bangun...
Prabowo Janji Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam 3 Tahun
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Berita Terkini
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved