Dugan Operasi Senyap Loloskan Partai Gurem ke Senayan, Ray Rangkuti: Hak Angket Jadi Penting
Minggu, 25 Februari 2024 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wacana Hak Angket Mencuat Bentuk Ketidakpercayaan Masyarakat pada Bawaslu dan MK
Dalam acara tersebut, turut hadir juga Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari. Dirinya melihat bedasarkan hasil quick count, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak bisa lolos ke Senayan karena perolehannya suara nasional di bawah ambang batas yakni 4%.
"Kalau lihat survei, hasil quick count enggak ya, jadi ya nggak tahu nanti lihat hasil resmi KPU (Komisi Pemilihan Umum) seperti apa, real count kayanya juga enggak ya," kata Qodari.
Namun jika nanti perhitungan manual KPU, perolehan suara PSI di atas 4%, Qodari mengatakan, jika ada terdapat dugaan kecurangan sebaiknya dilakukan proses hukum yang berlaku.
"No komen, pertama faktanya belum terjadi, yang kedua ya kembalikan saja kepada proses hukum kalau memang ada yang aneh pelanggaran, ya di proses saja," katanya.
Dalam acara tersebut, turut hadir juga Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari. Dirinya melihat bedasarkan hasil quick count, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak bisa lolos ke Senayan karena perolehannya suara nasional di bawah ambang batas yakni 4%.
"Kalau lihat survei, hasil quick count enggak ya, jadi ya nggak tahu nanti lihat hasil resmi KPU (Komisi Pemilihan Umum) seperti apa, real count kayanya juga enggak ya," kata Qodari.
Namun jika nanti perhitungan manual KPU, perolehan suara PSI di atas 4%, Qodari mengatakan, jika ada terdapat dugaan kecurangan sebaiknya dilakukan proses hukum yang berlaku.
"No komen, pertama faktanya belum terjadi, yang kedua ya kembalikan saja kepada proses hukum kalau memang ada yang aneh pelanggaran, ya di proses saja," katanya.
(abd)
Lihat Juga :