Sentil Pemberian Bansos Pemerintah, Ahok: Itu Hanya Ada di Zaman Kerajaan
Minggu, 04 Februari 2024 - 18:48 WIB
loading...
Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyinggung masifnya bansos pemerintah dibandingkan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok menyinggung masifnya bantuan sosial (bansos) pemerintah dibandingkan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebab negara ini didirikan untuk mewujudkan keadilan sosial bukan sekadar bantuan dari pemerintah.
"Negara ini didirikan dengan jelas Proklamator untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan mewujudkan bansos," ujar Ahok di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahfud, Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP), Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).
Baca juga: Ahok: Di Antara Tiga Paslon Hanya Ganjar-Mahfud yang Terbaik
Dia mengatakan pemberian bansos itu sebetulnya hanya ada di zaman kerajaan ketika para rakyatnya meminta belas kasihan dari rajanya.
"Bansos itu hanya di zaman kerajaan, ketika rakyat harus minta belas kasihan raja. Raja menentukan siapa yang perlu dikasihani," jelasnya.
Diketahui, Ahok telah mengundurkan diri sebagi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) karena ingin mendukung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
"Negara ini didirikan dengan jelas Proklamator untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan mewujudkan bansos," ujar Ahok di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahfud, Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP), Jakarta Pusat, Minggu (4/2/2024).
Baca juga: Ahok: Di Antara Tiga Paslon Hanya Ganjar-Mahfud yang Terbaik
Dia mengatakan pemberian bansos itu sebetulnya hanya ada di zaman kerajaan ketika para rakyatnya meminta belas kasihan dari rajanya.
"Bansos itu hanya di zaman kerajaan, ketika rakyat harus minta belas kasihan raja. Raja menentukan siapa yang perlu dikasihani," jelasnya.
Diketahui, Ahok telah mengundurkan diri sebagi Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) karena ingin mendukung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Lihat Juga :