alexametrics

Kader Demokrat Ungkap Penyebab SBY Mulai Dekati Prabowo

loading...
Kader Demokrat Ungkap Penyebab SBY Mulai Dekati Prabowo
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengungkapkan, banyak kader di internal partainya yang meminta SBY menjauh dari Presiden Jokowi. Foto/Isra Triansyah/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengungkapkan, banyak kader di internal partainya yang meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjauh dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Salah satu pemicunya adalah singgungan Presiden Jokowi soal kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Rachland mengatakan, nama baik itu tidak bisa dicemarkan.

"Buat apa Pak SBY marah? Cuma memang, jadi lebih banyak pihak di internal Partai Demokrat yang mendesak Pak SBY menjauh dari Pak Jokowi. Ini tentu menjadi pekerjaan rumah baru bagi Pak SBY," ujar Rachland dihubungi wartawan, Senin (21/5/2018).

Sekadar diketahui, pada acara Workshop Nasional DPRD PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Selasa 15 Mei 2018, Presiden Jokowi menyinggung kebijakannya soal BBM satu harga.

Jokowi mengklaim dengan kebijakannya itu, harga BBM di wilayah terpencil, khususnya di kawasan Indonesia timur, bisa sama dengan di Jawa. Padahal, harga BBM di wilayah terpencil sebelumnya bisa mencapai Rp 60.000-Rp 100.000.

Kemudian, Presiden Jokowi menyinggung subsidi Rp340 triliun yang digelontorkan pemerintahan terdahulu. Namun, Presiden Jokowi tidak menyebut nama SBY.

Melalui akun Twitternya, Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Presiden RI Keenam SBY pun menanggapi singgungan Presiden Jokowi itu. SBY merasa Jokowi mengkritik dan menyalahkan kebijakan subsidi untuk rakyat dan kebijakan harga BBM era pemerintahannya.

Setelah SBY berkicau di Twitternya, Putra Sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno pada Jumat 18 Mei 2018.

Pertemuan AHY dengan Sandiaga Uno itu membicarakan peluang berkoalisi di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Pertemuan antara AHY dengan Sandiaga Uno itu pun bakal ditindaklanjuti dengan pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Demokrat SBY.

"Pak Prabowo sudah pernah berkunjung ke Cikeas. Jadi memang pantas bila Pak SBY membalas kunjungan beliau," kata Rachland Nashidik.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak