Menyambut Ramadan, Ibu-ibu di Serbia Lomba Masak Indomie

Jum'at, 01 Mei 2020 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Saat dikuasai Turki Usmani, Muslim Serbia berjumlah 500 ribu orang. Tetapi setelah Turki meninggalkan wilayah itu, umat Islam semakin berkurang. Pada 1834, jumlah umat Islam hanya 12 ribu orang. Pada 1866 umat Islam hanya berjumlah lima ribu orang.

Banyak Muslim Serbia yang terusir kemudian menetap di Bosnia dan Sandzak yang saat itu masih berada di bawah kekuasaan Turki Usmani. Beberapa orang bermigrasi ke Anatolia, wilayah Bosnia. Itu sebabnya rakyat Bosnia Herzegovina kini mayoritas memeluk Islam.

Puasa di Beograd

Lantas bagaimana rasanya melaksanakan ibadah puasa di kota Beograd? Durasi ibadah menahan hawa nafsu di kota bersuhu rata-rata 16 derajat Celcius, lebih panjang dari Indonesia. Azan subuh berkumandang pukul 3.38 waktu setempat, waktu solat magrib jatuh pada pukul 19.39.

Biasanya, sebelum wabah covid 19 menyerang, KBRI rutin menggelar buka bersama dan salat tarawih seminggu sekali di akhir pekan. Tapi tahun lalu tidak diselenggarakan salat tarawih. Sebab, saat itu memasuki musim panas. Pada musim panas matahari tenggelam semakin malam. “Salat isya dan tarawih dilakukan di rumah masing-masing, soalnya bisa jam 12 malam baru selesai,” cerita Aty lagi.

Tahun ini buka bersama tetap digelar, namun secara virtual. Menu buka puasanya, masakan di rumah masing-masing. “Setelah itu kami bersapa ria melalui zoom.”

Di bulan Ramadan, WNI juga aktif melakukan pengajian bersama. Seperti halnya lomba masak, pembacaan ayat suci bersama juga dilakukan secara maya. “Sebenarnya ini kegiatan rutin, tapi baru intensif saat Ramadan tiba,” tutur ibu tiga anak itu.
Pengajian itu dipimpin bergantian oleh seorang ustazah berstatus mahasiswi alumni sebuah pesantren di tanah air. “Kadang-kadang bergantian dengan seorang ibu yang mengajinya sudah fasih,” ujarnya.
(eko)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomasi China di Balkan:...
Diplomasi China di Balkan: Antara Realisme Geopolitik dan Konstruktivisme Normatif
Teman Sandi Gelar Lomba...
Teman Sandi Gelar Lomba Masak dan Jalan Sehat
Salat Tarawih Berjemaah...
Salat Tarawih Berjemaah Dibolehkan, Ini Syaratnya!
Ramadhan Saat Covid-19,...
Ramadhan Saat Covid-19, Jokowi: Puasa Ibadah Pribadi Tanpa Perlu Saksi
Awal Ramadhan 24 April,...
Awal Ramadhan 24 April, Umat Islam Mulai Berpuasa Besok
Jelang Ramadhan, Polri...
Jelang Ramadhan, Polri Bagikan 10.000 Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19
Bak Berburu Manusia,...
Bak Berburu Manusia, Para Turis Kaya Bayar Rp1,5 Miliar untuk Tembaki Orang-orang di Sarajevo
Keseruan Lomba Masak...
Keseruan Lomba Masak Menu Sehat dan Bergizi di Semarang
5 Negara Paling Rasis...
5 Negara Paling Rasis di Dunia, 2 di Antaranya Musuh Bebuyutan
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved