Peduli Lingkungan, Pengganti Kantong Plastik Perlu Dicari Alternatif Lain
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Taufik menjelaskan, kantong ramah lingkungan pengganti juga perlu fungsional yang sesuai konteks saat ini di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).
"Misal perlu bisa dicuci atau dipakai ulang tetapi pastikan bisa bersih/sanitary ya, karena jangan sampai menjadi medium transmisi penularan. Terbuat dari bahan cukup kuat, sehingga bisa tahan cukup lama, perlu anti air terutama yang dipakai di pasar-pasar basah, bisa pakai ulang sesuai filosofi pergub," jelasnya.
"Bahan apa saja? Bisa dari bahan-baham yang ramah lingkungan seperti bahan-bahan alami daun-daun, anyaman, bambu, termasuk juga umbi-umbian, seperti singkong juga saya kira ramah lingkungan juga," tambahnya,
Menurut dia, asal tahan cukup lama, bisa dipakai ulang dan juga mudah terurai. Pergub ini dinilai permulaan yang baik, dalam artinya mungkin ada sifat eksperimen di dalamnya, agar rakyat terus bisa berubah dalam kebiasaanya. Demikian pula industri juga berubah memproduksi yang ramah lingkungan, semuanya bergeser ke arah yang lebih baik.
"Saya lihat nanti seiring dengan inovasi-inovasi baru, kita juga perlu mengakomodir di dalam Pergub ini, inovasi-inovasi baru tersebut ke depannya. Jadi pergub ini sifatnya dinamis dan maju seiring kemajuan zaman," ungkapnya.
"Misal perlu bisa dicuci atau dipakai ulang tetapi pastikan bisa bersih/sanitary ya, karena jangan sampai menjadi medium transmisi penularan. Terbuat dari bahan cukup kuat, sehingga bisa tahan cukup lama, perlu anti air terutama yang dipakai di pasar-pasar basah, bisa pakai ulang sesuai filosofi pergub," jelasnya.
"Bahan apa saja? Bisa dari bahan-baham yang ramah lingkungan seperti bahan-bahan alami daun-daun, anyaman, bambu, termasuk juga umbi-umbian, seperti singkong juga saya kira ramah lingkungan juga," tambahnya,
Menurut dia, asal tahan cukup lama, bisa dipakai ulang dan juga mudah terurai. Pergub ini dinilai permulaan yang baik, dalam artinya mungkin ada sifat eksperimen di dalamnya, agar rakyat terus bisa berubah dalam kebiasaanya. Demikian pula industri juga berubah memproduksi yang ramah lingkungan, semuanya bergeser ke arah yang lebih baik.
"Saya lihat nanti seiring dengan inovasi-inovasi baru, kita juga perlu mengakomodir di dalam Pergub ini, inovasi-inovasi baru tersebut ke depannya. Jadi pergub ini sifatnya dinamis dan maju seiring kemajuan zaman," ungkapnya.
Lihat Juga :