Donasikan Perangkat Belajar Berbahan Plastik Daur Ulang untuk Dorong Inovasi Ramah Lingkungan
Selasa, 09 Desember 2025 - 11:27 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Organisasi nonpemerintah Blue Generation berkolaborasi dengan Happy Hearts Indonesia mendonasikan seperangkat fasilitas belajar berbahan daur ulang botol plastik kepada salah satu sekolah di Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempromosikan dan mendorong inovasi ramah lingkungan, khususnya di kalangan pelajar.
Untuk inisiatif ini, Blue Generation menyediakan 20 meja bagi Sekolah Menengah Pertama Yaspi di Jakarta Utara. Satu set meja dan kursi membutuhkan sekitar 15 kilogram botol plastik. Dengan begitu, produksi 20 set meja menghabiskan 300 kilogram plastik daur ulang, setara dengan 27.000 botol plastik yang dikumpulkan Blue Generation.
Blue Generation didirikan pada tahun 2024 oleh dua remaja, Maddison Kurniawan dan Dylan Michael Jaya, dengan tujuan menyebarkan kesadaran dan pengetahuan mengenai keberlanjutan melalui lokakarya, kolaborasi dengan dewan siswa, serta pengumpulan plastik yang dapat didaur ulang.
Sebagai salah satu negara dengan tingkat polusi yang tinggi, Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif dan menarik yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah, memanfaatkan kembali material, dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
“Di tengah tantangan lingkungan global, Blue Generation mendorong terciptanya masa depan yang lebih bersih dan lingkungan hidup yang lebih kondusif bagi semua. Selain itu, Blue Generation ingin membangun budaya tanggung jawab terhadap lingkungan dan memudahkan masyarakat dalam mendaur ulang dan mengurangi polusi,” kata Maddison.
Untuk inisiatif ini, Blue Generation menyediakan 20 meja bagi Sekolah Menengah Pertama Yaspi di Jakarta Utara. Satu set meja dan kursi membutuhkan sekitar 15 kilogram botol plastik. Dengan begitu, produksi 20 set meja menghabiskan 300 kilogram plastik daur ulang, setara dengan 27.000 botol plastik yang dikumpulkan Blue Generation.
Blue Generation didirikan pada tahun 2024 oleh dua remaja, Maddison Kurniawan dan Dylan Michael Jaya, dengan tujuan menyebarkan kesadaran dan pengetahuan mengenai keberlanjutan melalui lokakarya, kolaborasi dengan dewan siswa, serta pengumpulan plastik yang dapat didaur ulang.
Sebagai salah satu negara dengan tingkat polusi yang tinggi, Indonesia menjadi fokus Blue Generation untuk menghadirkan solusi inovatif dan menarik yang mendorong partisipasi aktif dalam mengurangi limbah, memanfaatkan kembali material, dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
“Di tengah tantangan lingkungan global, Blue Generation mendorong terciptanya masa depan yang lebih bersih dan lingkungan hidup yang lebih kondusif bagi semua. Selain itu, Blue Generation ingin membangun budaya tanggung jawab terhadap lingkungan dan memudahkan masyarakat dalam mendaur ulang dan mengurangi polusi,” kata Maddison.
Lihat Juga :