Pakar: Galon PC Aman Digunakan dan Ramah Lingkungan
Selasa, 06 Agustus 2024 - 08:17 WIB
loading...
Pakar polimer ITB Ahmad Zainal Abidin meminta masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari galon isi ulang. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Galon polikarbonat (PC) dipastikan masih aman digunakan. Pakar polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin meminta masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari galon isi ulang .
"Air minum dalam galon guna ulang berbahan PC aman untuk dikonsumsi," ujar Zainal, beberapa waktu lalu.
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB itu menjelaskan hasil penelitian menunjukkan kalau tidak ada satu sampel pun dari galon guna ulang yang diteliti itu mengandung BPA di atas ketentuan maksimum sehingga membahayakan kesehatan manusia.
Baca juga: Isu Adanya Kandungan BPA, Masyarakat Tetap Andalkan Galon Isi Ulang
Hal ini dia sampaikan menyusul aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang meminta produsen memberikan label potensi mengandung BPA pada galon kemasan PC.
Zainal mengatakan bahwa tidak hanya BPA, namun semua zat-zat prekursor seperti ethylene glycol (EG) dan diethylene glycol (DEG) yang digunakan untuk membuat kemasan PET atau galon sekali pakai memiliki bahaya serupa.
"Karenanya, kemasan-kemasan itu perlu diawasi secara berkala oleh BPOM," katanya.
"Air minum dalam galon guna ulang berbahan PC aman untuk dikonsumsi," ujar Zainal, beberapa waktu lalu.
Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB itu menjelaskan hasil penelitian menunjukkan kalau tidak ada satu sampel pun dari galon guna ulang yang diteliti itu mengandung BPA di atas ketentuan maksimum sehingga membahayakan kesehatan manusia.
Baca juga: Isu Adanya Kandungan BPA, Masyarakat Tetap Andalkan Galon Isi Ulang
Hal ini dia sampaikan menyusul aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang meminta produsen memberikan label potensi mengandung BPA pada galon kemasan PC.
Zainal mengatakan bahwa tidak hanya BPA, namun semua zat-zat prekursor seperti ethylene glycol (EG) dan diethylene glycol (DEG) yang digunakan untuk membuat kemasan PET atau galon sekali pakai memiliki bahaya serupa.
"Karenanya, kemasan-kemasan itu perlu diawasi secara berkala oleh BPOM," katanya.
Lihat Juga :