Kerap Terjadi Kecurangan, TPN Duga Ada Skenario Penjegalan Ganjar-Mahfud ke Putaran Kedua
Kamis, 21 Desember 2023 - 11:20 WIB
loading...
TPN Ganjar-Mahfud memberikan atensi besar terhadap potensi kecurangan Pemilu. Lantaran merasa ada skenario sengaja dijegal agar tak lolos putaran kedua. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud memberikan atensi besar terhadap potensi kecurangan Pemilu. Hal itu dilakukan lantaran merasa ada skenario Capres-Cawapres Nomor Urut 3 ini sengaja dijegal agar tak lolos putaran kedua.
Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Guntur Romli menjelaskan, pihaknya telah membentuk langkah antisipasi dalam menghadapi potensi kecurangan Pemilu 2024. Salah satunya, memberi peringatan kepada penyelenggara Pemilu terkait adanya potensi kecurangan.
"Jadi kalau dari Ganjar-Mahfud untuk mengantisipasi kekurangan ya tentu saja memberikan peringatan, memberikan alarm sedini mungkin bahwa telah terjadi kecurangan di lapangan, baik yang langsung dilaporkan ke pihak terkait kepada Panwas, kepada Bawaslu, atau pun juga langsung membuka ke media," kata Guntur, Kamis (21/12/2023).
Baca juga: Pendukung Diminta Jaga Suara Ganjar-Mahfud
Guntur menjelaskan, langkah itu sengaja dibuat lantaran didasari atas perasaan adanya skenario penjegalan terhadap Ganjar-Mahfud tak lolos putaran kedua.
Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Guntur Romli menjelaskan, pihaknya telah membentuk langkah antisipasi dalam menghadapi potensi kecurangan Pemilu 2024. Salah satunya, memberi peringatan kepada penyelenggara Pemilu terkait adanya potensi kecurangan.
"Jadi kalau dari Ganjar-Mahfud untuk mengantisipasi kekurangan ya tentu saja memberikan peringatan, memberikan alarm sedini mungkin bahwa telah terjadi kecurangan di lapangan, baik yang langsung dilaporkan ke pihak terkait kepada Panwas, kepada Bawaslu, atau pun juga langsung membuka ke media," kata Guntur, Kamis (21/12/2023).
Baca juga: Pendukung Diminta Jaga Suara Ganjar-Mahfud
Guntur menjelaskan, langkah itu sengaja dibuat lantaran didasari atas perasaan adanya skenario penjegalan terhadap Ganjar-Mahfud tak lolos putaran kedua.
Lihat Juga :