Terduga Pelanggar HAM Berkoalisi di Pemilu 2024, IKOHI: Indonesia Terancam Kembali ke Zaman Orba

Minggu, 10 Desember 2023 - 22:14 WIB
loading...
Terduga Pelanggar HAM...
Diskusi bertema Kemunduran Demokrasi dan Pembajakan Konstitusi di salah satu restoran kawasan Jakarta Selatan, Minggu (10/12/2023). Foto: MPI/Irfan Maulana
A A A
JAKARTA - Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) menilai Indonesia terancam kembali ke zaman Orde Baru (Orba). Hal ini dikarenakan adanya terduga pelanggar Hak Asasi Manusia (HAM) yang menjadi Calon Presiden (Capres) 2024.

Pemerintah telah memberikan ruang dan jabatan bagi terduga pelanggar HAM tersebut. Bahkan, berkumpul menjadi satu koalisi.

Baca Juga: KontraS Sorot Pelanggar HAM Berat Jadi Capres: Impunitas Dilanggengkan

"Situasi politik kekinian menghadapi pemilu pada akhirnya kita tahu bahwa para terduga kuat pelanggar HAM kumpul di satu kelompok. Kita bisa lihat, salah satu terduga kuat pelaku pelanggar, mister Prabowo menggandeng ada Pak Wiranto yang terkait dengan peristiwa kerusuhan Mei 1998. Ada Pak Hendro Priyono dalam peristiwa Talangsari, dan masih banyak lagi," ujarnya dalam diskusi bertema Kemunduran Demokrasi dan Pembajakan Konstitusi di salah satu restoran kawasan Jakarta Selatan, Minggu (10/12/2023).

Dia menuturkan bahwa kondisi ini membuktikan kegagalan reformasi politik dalam mengadili para pelaku pelanggar HAM. Hal ini menyebabkan impunitas yang membuat para pelaku pelanggar HAM semakin solid.

"Tantangan kita di depan mata bahwa pengingat dari para aktivis 98 dan akademisi, sepertinya kita akan kembali ke Orde Baru yang baru. Ini tampak di depan mata dengan berkumpulnya pelaku pelanggar HAM di satu kelompok," jelasnya.

Baca Juga: Soal HAM, Ganjar-Mahfud Bakal Jadikan Agenda Utama Pemerintahan

Menurut Zainal, nasib bangsa akan ditentukan pada 14 Februari 2024. Pada saat itu merupakan hari pemungutan suara untuk Capres dan Cawapres.

"Apakah kekuatan yang dulu merangkai melakukan tindakan pelanggaran HAM akan kembali mengelola negeri ini ? Kita sendiri yang akan menentukan itu. Apakah kita akan kembali ke sana (zaman orde baru)," ucapnya.

Dia menambahkan bahwa masyarakat harus menyadari tentang pilihannya dalam Pemilu 2024. Sebab, apabila tidak cermat maka Indonesia bisa saja kembali ke masa sebelum reformasi.

"Sekali lagi saya mengutip apa yang sering disampaikan Presiden Jokowi, 'hati-hati memilih pemimpin'. Dia selalu mengulang-ulang itu dalam dua tahun terakhir," katanya

"Kalau kita salah, kita akan kembali keasa kegelapan, dimana hukum dan kekerasan dikangkangi oleh kekuasaan yang otoriter," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
DPR Sahkan RUU Perlindungan...
DPR Sahkan RUU Perlindungan Saksi dan Korban Jadi UU
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras oleh Aparat Merupakan Pelanggaran HAM
Laporan AS Ungkap Represi...
Laporan AS Ungkap Represi China dari Dalam Negeri hingga Luar Perbatasan
Al-Zubaidi Dipecat dari...
Al-Zubaidi Dipecat dari Posisi Kepala STC Yaman Usai Serangan Pasukan Koalisi Arab Saudi
Koalisi Arab Saudi Serang...
Koalisi Arab Saudi Serang Yaman, Pemimpin STC al-Zubaidi Kabur Sembunyi
Rekomendasi
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved