Siti Atikoh Tekankan Pentingnya Memupuk Budaya Antikorupsi Sejak Dini
Sabtu, 09 Desember 2023 - 21:39 WIB
loading...
Siti Atikoh, istri Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, menyampaikan pentingnya memupuk budaya antikorupsi sejak anak usia dini. Foto/Dokumentasi Tim Siti Atikoh
A
A
A
JAKARTA - Siti Atikoh, istri Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo , menyampaikan pentingnya memupuk budaya antikorupsi sejak anak usia dini. Kata Atikoh, ujung tombak budaya antikorupsi ada pada keluarga.
"Karena di keluargalah mulai ditanamkan pendidikan moral, pendidikan budi pekerti, pendidikan keagamaan. Itu menjadi benteng yang dalam melakukan apa pun ada konsekuensi, baik konsekuensi secara pribadi maupun konsekuensi kepada yang Maha Kuasa," kata Siti Atikoh dalam acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).
Mengenalkan budaya antikorupsi pada anak misalnya dengan tidak langsung tentang mengambil uang. Orang tua bisa mengenalkan budaya antikorupsi pada anak dengan mengenalkan hak dan kewajiban.
"Yang paling efektif untuk ditanamkan umur 4 sampai 9 tahun, anak itu mulai dikenalkan hak dan kewajibannya. Kemudian apa yang menjadi konsekuensi dari setiap perbuatannya," ucap Atikoh.
Atikoh mencontohkan hal yang sering terjadi di kalangan orang tua dan anak-anak masa kini. Kebanyakan orang tua memanjakan anak dengan mengerjakan tugas-tugas sekolah sang anak. Padahal, tugas sekolah merupakan kewajiban si anak.
"Secara tidak sadar itu sedang memapar mengontaminasikan anak budaya koruptif. Kalau itu tugas anak, ya anak yang mengerjakan, bukan kita (orang tua)," kata Atikoh.
Baca Juga: Siti Atikoh Yakin Ganjar-Mahfud Mampu Berantas Korupsi di Indonesia
"Karena di keluargalah mulai ditanamkan pendidikan moral, pendidikan budi pekerti, pendidikan keagamaan. Itu menjadi benteng yang dalam melakukan apa pun ada konsekuensi, baik konsekuensi secara pribadi maupun konsekuensi kepada yang Maha Kuasa," kata Siti Atikoh dalam acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).
Mengenalkan budaya antikorupsi pada anak misalnya dengan tidak langsung tentang mengambil uang. Orang tua bisa mengenalkan budaya antikorupsi pada anak dengan mengenalkan hak dan kewajiban.
"Yang paling efektif untuk ditanamkan umur 4 sampai 9 tahun, anak itu mulai dikenalkan hak dan kewajibannya. Kemudian apa yang menjadi konsekuensi dari setiap perbuatannya," ucap Atikoh.
Atikoh mencontohkan hal yang sering terjadi di kalangan orang tua dan anak-anak masa kini. Kebanyakan orang tua memanjakan anak dengan mengerjakan tugas-tugas sekolah sang anak. Padahal, tugas sekolah merupakan kewajiban si anak.
"Secara tidak sadar itu sedang memapar mengontaminasikan anak budaya koruptif. Kalau itu tugas anak, ya anak yang mengerjakan, bukan kita (orang tua)," kata Atikoh.
Baca Juga: Siti Atikoh Yakin Ganjar-Mahfud Mampu Berantas Korupsi di Indonesia
Lihat Juga :