Penjelasan Jubir Satgas Terkait Potensi Klaster Corona di Zona Merah

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 14:20 WIB
loading...
Penjelasan Jubir Satgas...
Jubir Wiku Adisasmito merespons pertanyaan apakah wilayah dalam zona merah mempunyai potensi tinggi untuk terbentuknya klaster penyebaran Covid-19. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (virus Corona), Wiku Adisasmito merespons pertanyaan apakah wilayah dalam zona merah mempunyai potensi tinggi untuk terbentuknya klaster penyebaran Covid-19.

Wiku pun menjawab bahwa zona berwarna merah artinya risiko peningkatan kasusnya tinggi. Namun, terjadinya zona merah dikarenakan ada klaster-klaster penyebaran Covid-19, Jumat 8 Agustus 2020. (Baca juga: Update Corona: Positif 118.753 Orang, 75.645 Sembuh dan 5.521 Meninggal)

"Bisa saja terjadi zona merah karena adanya klaster-klaster atau tidak harus ada klaster menjadi zona merah. Zona merah itu menunjukkan peningkatan risiko peningkatan penularan kasusnya atau peningkatan kasusnya tinggi," kata Wiku.

Sementara itu, Wiku mengatakan bahwa penularan tinggi Covid-19 yang menyebabkan terjadinya potensi wilayah menjadi zona merah. "Dan untuk itu pasti dikontribusi oleh apa? Oleh penularan," ucapnya.

Wiku pun menegaskan, penularan Corona terjadi paling tinggi kontribusinya karena adanya kerumunan masyarakat. "Penularan terjadinya di mana, pasti karena kerumunan atau kontak, karena kontak. Kontaknya bisa terjadi karena apa? Karena kerumunan," jelasnya.

"Kerumunan itu kembali lagi di mana kerumunan nya, bisa di komunitas di tempat masyarakat, pemukiman bisa, bisa di kantor, disitulah letaknya atau mungkin di kendaraan umum. Itu pokoknya semua hal itu harus namanya disiplin harus sudah dari pertama sampai kembali lagi. Itu harus tetap dijaga," tambah Wiku.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
Kapal-Kapal Amerika...
Kapal-Kapal Amerika Serikat yang Diserang Houthi di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved