Koalisi Gerindra, PKS, dan PAN Bikin Politik Jadi Berwarna

Rabu, 27 Desember 2017 - 15:51 WIB
Koalisi Gerindra, PKS,...
Koalisi Gerindra, PKS, dan PAN Bikin Politik Jadi Berwarna
A A A
JAKARTA - Hubungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) semakin mesra dalam beberapa hari ini.

Hal tersebut dibuktikan dengan koalisi yang dibangun tiga partai ini dalam pilkada serentak 2018, terakhir saat Pilgub DKI Jakarta.

"(Koalisi tiga partai) ini merupakan upaya yang baik dan bertujuan menyehatkan demokrasi," kata Direktur Politik dan Hukum Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus saat dihubungi SINDONEWS, Rabu (27/12/2017).

Sulthan menilai, koalisi yang dibangun Gerindra, PKS, dan PAN merupakan kesinambungan dari komunikasi yang sudah terjalin sejak pemilu 2014 lalu.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan koalisi ini akan berlanjut di pemilu presiden 2019 mendatang. Katanya, batu loncatan pertama ada di pilkada serentak 2018 yakni tiga daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Mengingat kata Sulthan, tiga daerah itu merupakan epicentrum suara. Baginya, memenangkan ketiga wilayah provinsi tersebut membuat langkah menuju istana semakin mudah.

"Tapi harus digaris bawahi, bahwa hadirnya koalisi Gerindra-PKS-PAN membuat demokrasi Indonesia lebih hidup dan berwarna. Mudah-mudahan saja koalisi tersebut mengarah pada perjuangan politik yang positif," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Setelah PAN dan Gerindra,...
Setelah PAN dan Gerindra, PKS Perkuat Koalisi Andi Utta-Edy Manaf
Konstitusi Tak Kenal...
Konstitusi Tak Kenal Oposisi, Pantas Saja Demokrat, PKS dan PAN Memble
Mars dan Hymne Baru...
Mars dan Hymne Baru PKS Bergema di Markas Gerindra, Begini Respons Prabowo
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Menakar Peluang Partai...
Menakar Peluang Partai Baru: Besar atau Mati dengan Sendirinya
Diajak Gabung Koalisi...
Diajak Gabung Koalisi Indonesia Bersatu, PKS Tegaskan Bebas Lepas
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved