Masalah Kesetaraan Kaum Disabilitas, Ganjar: Menolonglah Jangan Menunggu Pemilu
Senin, 04 Desember 2023 - 13:57 WIB
loading...
Capres nomor urut tiga yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo saat bertemu dengan para relawan, caleg partai pendukung hingga TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah, di Kota Palu, Senin (4/12/2023). Foto/Achmad Al Fiqri/MPI
A
A
A
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo prihatin dengan permasalahan sosial yang ditemui selama berkampanye. Ia pun meminta pendukungnya untuk lekas menolong tanpa harus menunggu momentum Pemilu.
Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu dengan para relawan, caleg partai pendukung hingga TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah, di Kota Palu, Senin (4/12/2023).
Mulanya, Ganjar mengaku telah mendengar keresahan kaum disabilitas di NTT. Kepada Ganjar, kaum disabilitas menginginkan kesetaraan hadir di ruang pendidikan.
"Saya diskusi banyak dengan Pak Mahfud, dengan tim untuk kita merumuskan. Namanya kesehatan, namanya pendidikan, hari ini menjadi kebutuhan dasar siapa pun wajib melakukan itu," tutur Ganjar.
Baca juga: Komunitas Disabilitas Berharap Ganjar Pranowo Jadi Presiden
Tak hanya itu, Ganjar pun menyinggung perempuan korban TPPO yang ditemui di NTT. Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun menceritakan pengalamannya, ketika menolong korban TPPO di Semarang.
"Saya pernah tangani itu karena mereka dibawa dari NTT dan rencananya mau dibawa keluar tetapi transit di Semarang. Kami menemukan kasus itu dan akhirnya ditangani oleh polisi yang hebat," jelasnya.
Hal itu disampaikan Ganjar saat bertemu dengan para relawan, caleg partai pendukung hingga TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah, di Kota Palu, Senin (4/12/2023).
Mulanya, Ganjar mengaku telah mendengar keresahan kaum disabilitas di NTT. Kepada Ganjar, kaum disabilitas menginginkan kesetaraan hadir di ruang pendidikan.
"Saya diskusi banyak dengan Pak Mahfud, dengan tim untuk kita merumuskan. Namanya kesehatan, namanya pendidikan, hari ini menjadi kebutuhan dasar siapa pun wajib melakukan itu," tutur Ganjar.
Baca juga: Komunitas Disabilitas Berharap Ganjar Pranowo Jadi Presiden
Tak hanya itu, Ganjar pun menyinggung perempuan korban TPPO yang ditemui di NTT. Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun menceritakan pengalamannya, ketika menolong korban TPPO di Semarang.
"Saya pernah tangani itu karena mereka dibawa dari NTT dan rencananya mau dibawa keluar tetapi transit di Semarang. Kami menemukan kasus itu dan akhirnya ditangani oleh polisi yang hebat," jelasnya.
Lihat Juga :