Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Jabat KSAD, Siapa Berpeluang Jadi Pangkostrad?
Rabu, 29 November 2023 - 15:48 WIB
loading...
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendapat ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah dilantik menjadi KSAD. Foto/Raka Dwi Novianto
A
A
A
JAKARTA - Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi menjadi Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ). Siapa yang akan menggantikan posisinya sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ( Pangkostrad )?
Menurut pengamat militer Anton Aliabbas, mengingat jabatan Pangkostrad adalah strategis, kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali memilih orang yang pernah bekerja dengannya untuk menduduki jabatan tersebut.
Secara normatif, kata Anton, jabatan tersebut dapat diisi oleh perwira tinggi (pati) berpangkat mayor jenderal (mayjen) atau letnan jenderal (letjen). Dengan kata lain, sosok yang mengisi jabatan tersebut bisa bentuknya mutasi lateral (pati berpangkat letjen) atau promosi (pati berpangkat mayjen).
"Tidak ada pola khusus terkait hal ini. Mutasi lateral misalnya dulu pernah dialami Gatot Nurmantyo dan Andika Perkasa. Sedangkan pola promosi pernah dirasakan misalnya oleh Dudung Abdurachman, Ryamizard Ryacudu, dan Maruli Simanjuntak," ujar Anton kepada SINDOnews, Rabu (29/11/2023).
Terkait promosi, lanjut Anton, sosok pati berpangkat mayjen yang diajukan biasanya telah mengenyam minimal dua kali jabatan bintang dua (mutasi lateral). Namun, pola ini tentu saja tidak baku mengingat Presiden Jokowi bisa saja menerabas pola ini.
Menurut pengamat militer Anton Aliabbas, mengingat jabatan Pangkostrad adalah strategis, kemungkinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan kembali memilih orang yang pernah bekerja dengannya untuk menduduki jabatan tersebut.
Secara normatif, kata Anton, jabatan tersebut dapat diisi oleh perwira tinggi (pati) berpangkat mayor jenderal (mayjen) atau letnan jenderal (letjen). Dengan kata lain, sosok yang mengisi jabatan tersebut bisa bentuknya mutasi lateral (pati berpangkat letjen) atau promosi (pati berpangkat mayjen).
"Tidak ada pola khusus terkait hal ini. Mutasi lateral misalnya dulu pernah dialami Gatot Nurmantyo dan Andika Perkasa. Sedangkan pola promosi pernah dirasakan misalnya oleh Dudung Abdurachman, Ryamizard Ryacudu, dan Maruli Simanjuntak," ujar Anton kepada SINDOnews, Rabu (29/11/2023).
Terkait promosi, lanjut Anton, sosok pati berpangkat mayjen yang diajukan biasanya telah mengenyam minimal dua kali jabatan bintang dua (mutasi lateral). Namun, pola ini tentu saja tidak baku mengingat Presiden Jokowi bisa saja menerabas pola ini.
Lihat Juga :