Kubu Tommy Benar Melawan, Kirim Surat Klarifikasi ke Menkumham
Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Tommy Soeharto, lanjut Priyo, mengimbau semua pengurus, anggota dan simpatisan Partai Berkarya maupun para pengagum Pak Harto, untuk tetap tenang. ”Pesan Ketua Umum kita tetap akan menyikapi secara tenang dan dewasa menghadapi ini semua," ungkapnya.
Priyo mempertanyakan dasar Kemenkumham mengesahkan Kepengurusan Kubu Muchdi PR. Sebab, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar kubu Muchdi PR tidak sah, ilegal dan melanggar berbagai aturan partai. Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai, munaslub mensyaratkan persetujuan 2/3 DPW dan DPD se-Indonesia.
"Faktanya 32 DPW Provinsi semuanya memberi surat mandat untuk tetap setia pada kepemimpinan pak Tommy Soeharto. Demikian pula DPD Kabupaten / Kota mayoritas setia pada HMP, bukan ke Pak Muchdi atau pak Picunang," kata mantan wakil ketua DPR RI ini.
(Baca: Neneng dan Tommy Soeharto Tak Tahu Dimasukkan Kepengurusan Muchdi PR)
"Jadi kalau benar disahkan SK Menkumham tersebut ini menjadi janggal dan tidak masuk akal. Apakah karena Ketumnya anak pak Harto sehingga Partai Berkarya yang secara politik masih baru kencur pun harus dipinggirkan? Padahal kami tidak pernah memusuhi pemerintah. Kami mendukung dengan cara kami," tambah Priyo.
Priyo mempertanyakan dasar Kemenkumham mengesahkan Kepengurusan Kubu Muchdi PR. Sebab, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang digelar kubu Muchdi PR tidak sah, ilegal dan melanggar berbagai aturan partai. Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai, munaslub mensyaratkan persetujuan 2/3 DPW dan DPD se-Indonesia.
"Faktanya 32 DPW Provinsi semuanya memberi surat mandat untuk tetap setia pada kepemimpinan pak Tommy Soeharto. Demikian pula DPD Kabupaten / Kota mayoritas setia pada HMP, bukan ke Pak Muchdi atau pak Picunang," kata mantan wakil ketua DPR RI ini.
(Baca: Neneng dan Tommy Soeharto Tak Tahu Dimasukkan Kepengurusan Muchdi PR)
"Jadi kalau benar disahkan SK Menkumham tersebut ini menjadi janggal dan tidak masuk akal. Apakah karena Ketumnya anak pak Harto sehingga Partai Berkarya yang secara politik masih baru kencur pun harus dipinggirkan? Padahal kami tidak pernah memusuhi pemerintah. Kami mendukung dengan cara kami," tambah Priyo.
Lihat Juga :