Penuhi Kuota 30%, Partai Perindo Beri Ruang Seluas-luasnya untuk Perempuan di Parlemen
Rabu, 15 November 2023 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
"Partai Perindo menjadi salah satu partai peserta Pemilu yang selalu berkomitmen mendukung keterwakilan perempuan. Partai Perindo juga telah menyiapkan caleg-caleg terbaiknya, khususnya caleg perempuan untuk berkontestasi pada Pileg 2024 mendatang," jelas Ike -- yang juga Caleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II ini.
Selain itu, keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan Partai Perindo mulai dari tingkat pusat hingga daerah juga lebih dari 30%. Ike juga memastikan, selama ini Partai Perindo terus mendorong terpenuhinya keterwakilan perempuan di parlemen.
"Partai Perindo selalu memberikan ruang seluas-luasnya untuk perempuan. Suara perempuan mempunyai peranan penting dalam menyuarakan aspirasi dan isu-isu soal perempuan" ucap dia.
Selain itu, banyaknya permasalahan yang berkaitan dengan perempuan membuat penyelesaiannya harus melibatkan perempuan. Karenanya, Partai Perindo tidak hanya mengirimkan atau sekedar memenuhi kuota dan keterwakilan perempuan saja.
Namun, siap mengirimkan caleg-caleg perempuan terbaik dan berkualitas, kritis dan menyuarakan hak hak perempuan di parlemen. "Sehingga bisa menghasilkan UU yang pro-terhadap perempuan di berbagai macam sektor," ucapnya.
Selain itu, keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan Partai Perindo mulai dari tingkat pusat hingga daerah juga lebih dari 30%. Ike juga memastikan, selama ini Partai Perindo terus mendorong terpenuhinya keterwakilan perempuan di parlemen.
"Partai Perindo selalu memberikan ruang seluas-luasnya untuk perempuan. Suara perempuan mempunyai peranan penting dalam menyuarakan aspirasi dan isu-isu soal perempuan" ucap dia.
Selain itu, banyaknya permasalahan yang berkaitan dengan perempuan membuat penyelesaiannya harus melibatkan perempuan. Karenanya, Partai Perindo tidak hanya mengirimkan atau sekedar memenuhi kuota dan keterwakilan perempuan saja.
Namun, siap mengirimkan caleg-caleg perempuan terbaik dan berkualitas, kritis dan menyuarakan hak hak perempuan di parlemen. "Sehingga bisa menghasilkan UU yang pro-terhadap perempuan di berbagai macam sektor," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :