Penuhi Kuota 30%, Partai Perindo Beri Ruang Seluas-luasnya untuk Perempuan di Parlemen
Rabu, 15 November 2023 - 10:17 WIB
loading...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mengatakan, Partai Perindo memberikan ruang seluas-luasnya untuk perempuan di Parlemen. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena dinilai melakukan pelanggaran administratif.
KPU dinilai melanggar Pasal 245 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) karena Daftar Calon Tetap (DCT) DPR dan DPRD Pemilu 2024 tidak memuat keterwakilan perempuan sebesar 30% di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).
Juru Bicara Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mengatakan, seharusnya KPU sebagai penyelenggara pemilu harus taat pada aturan tersebut.
Baca juga: Capres-Cawapres Bakal Dikawal 74 Anggota Polisi selama Pilpres 2024
"Keterwakilan 30% caleg perempuan di setiap dapil dalam Pemilu Legislatif sendiri telah tercantum dalam UUD 1945 serta UU Nomor 7 Tahun 1984 dan UU Nomor 7 Tahun 2017 serta di Peraturan KPU hingga putusan MA," kata Ike, Rabu (15/11/2023).
Sebagai partai politik yang memiliki sensitivitas dalam isu sosial, perempuan dan anak, Partai Perindo tetap berkomitmen mendukung dan memprioritaskan keterwakilan caleg perempuan di seluruh Dapil. Hal itu terbukti dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024, Partai Perindo menjadi salah satu partai dengan jumlah keterwakilan lebih dari 30% caleg perempuan terbanyak.
Baca juga: Partai Perindo Komitmen Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2024
KPU dinilai melanggar Pasal 245 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) karena Daftar Calon Tetap (DCT) DPR dan DPRD Pemilu 2024 tidak memuat keterwakilan perempuan sebesar 30% di setiap Daerah Pemilihan (Dapil).
Juru Bicara Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo mengatakan, seharusnya KPU sebagai penyelenggara pemilu harus taat pada aturan tersebut.
Baca juga: Capres-Cawapres Bakal Dikawal 74 Anggota Polisi selama Pilpres 2024
"Keterwakilan 30% caleg perempuan di setiap dapil dalam Pemilu Legislatif sendiri telah tercantum dalam UUD 1945 serta UU Nomor 7 Tahun 1984 dan UU Nomor 7 Tahun 2017 serta di Peraturan KPU hingga putusan MA," kata Ike, Rabu (15/11/2023).
Sebagai partai politik yang memiliki sensitivitas dalam isu sosial, perempuan dan anak, Partai Perindo tetap berkomitmen mendukung dan memprioritaskan keterwakilan caleg perempuan di seluruh Dapil. Hal itu terbukti dari 18 partai politik peserta Pemilu 2024, Partai Perindo menjadi salah satu partai dengan jumlah keterwakilan lebih dari 30% caleg perempuan terbanyak.
Baca juga: Partai Perindo Komitmen Penuhi Kuota Keterwakilan Perempuan di Pemilu 2024
Lihat Juga :