Kecam Intimidasi terhadap Ketua BEM UI, Imparsial: Aparat Negara Harus Netral di Pemilu
Kamis, 09 November 2023 - 23:30 WIB
loading...
Direktur Imparsial Gufron Mabruri mengatakan tindakan intimidasi aparat terhadap Ketua BEM UI Melki Sedek Huang merupakan upaya nyata elite politik yang berkuasa merepresi kebebasan berekspresi masyarakat sipil. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil mengecam tindakan intimidasi yang diduga dilakukan oknum aparat terhadap Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Melki Sedek Huang .
Seperti diketahui, Melki mengaku mendapat intimidasi dari oknum aparat. Tidak hanya dirinya, intimidasi juga dialami keluarganya di Pontianak.
Baca juga: Ketua BEM UI Diduga Diintimidasi, Mahfud: Jika Dilakukan Aparat Melanggar Konstitusi
Melki menduga intimidasi tersebut bertalian dengan protes yang dilakukannya bersama dengan gerakan mahasiswa lainnya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat minimal batas usia capres-cawapres.
”Kami mengecam tindakan intimidasi yang dilakukan oleh aparat pertahanan dan keamanan terhadap Ketua BEM UI dan keluarganya sehubungan dengan ekspresi kritik dan penolakannya terhadap putusan MK yang memuluskan langkah pencawapresan Gibran yang berpasangan dengan Prabowo Subianto,” ujar Direktur Imparsial Gufron Mabruri, Kamis (9/11/2023).
Menurut Gufron, tindakan intimidasi tersebut merupakan upaya nyata elite politik yang berkuasa melalui alat pertahanan dan keamanan untuk merepresi kritik dan kebebasan berekspresi masyarakat sipil.
Seperti diketahui, Melki mengaku mendapat intimidasi dari oknum aparat. Tidak hanya dirinya, intimidasi juga dialami keluarganya di Pontianak.
Baca juga: Ketua BEM UI Diduga Diintimidasi, Mahfud: Jika Dilakukan Aparat Melanggar Konstitusi
Melki menduga intimidasi tersebut bertalian dengan protes yang dilakukannya bersama dengan gerakan mahasiswa lainnya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat minimal batas usia capres-cawapres.
”Kami mengecam tindakan intimidasi yang dilakukan oleh aparat pertahanan dan keamanan terhadap Ketua BEM UI dan keluarganya sehubungan dengan ekspresi kritik dan penolakannya terhadap putusan MK yang memuluskan langkah pencawapresan Gibran yang berpasangan dengan Prabowo Subianto,” ujar Direktur Imparsial Gufron Mabruri, Kamis (9/11/2023).
Menurut Gufron, tindakan intimidasi tersebut merupakan upaya nyata elite politik yang berkuasa melalui alat pertahanan dan keamanan untuk merepresi kritik dan kebebasan berekspresi masyarakat sipil.
Lihat Juga :