Gelar Mimbar Demokrasi, Masyarakat Sipil Tolak MK sebagai Alat Politik
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Putusan MK, Kepala Daerah Bisa Jadi Capres-Cawapres meski Belum 40 Tahun
Isnur menuturkan, perkembangan MK saat ini justru digunakan untuk memuluskan upaya menjaga kekuasaan bagi kepentingan sekelompok orang bahkan keluarga.
"Dan kami menempatkan negara hukum, hak asasi manusia menjadi politik yang seharusnya digunakan, bukan kepentingan segelintir kelompok saja," terang Isnur.
"Perkembangannya sekarang bagaimana DPR bisa intervensi Mahkamah Konstitusi. Bagaimana MK menjadi alat untuk melempangkan politik nepotisme. Masyarakat semakin marah, dan ini lah forumnya," lanjut Isnur.
Sementara itu, Ketua Akademi Pemilu dan Demokrasi, Masykurudin Hafidz mengungkapkan mimbar demokrasi ini juga ditujukan sebagai wadah bagi masyarakat di kalangan tingkat menengah ke bawah. Masykur menegaskan, forum ini digerakkan guna memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput bahwa demokrasi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Isnur menuturkan, perkembangan MK saat ini justru digunakan untuk memuluskan upaya menjaga kekuasaan bagi kepentingan sekelompok orang bahkan keluarga.
"Dan kami menempatkan negara hukum, hak asasi manusia menjadi politik yang seharusnya digunakan, bukan kepentingan segelintir kelompok saja," terang Isnur.
"Perkembangannya sekarang bagaimana DPR bisa intervensi Mahkamah Konstitusi. Bagaimana MK menjadi alat untuk melempangkan politik nepotisme. Masyarakat semakin marah, dan ini lah forumnya," lanjut Isnur.
Sementara itu, Ketua Akademi Pemilu dan Demokrasi, Masykurudin Hafidz mengungkapkan mimbar demokrasi ini juga ditujukan sebagai wadah bagi masyarakat di kalangan tingkat menengah ke bawah. Masykur menegaskan, forum ini digerakkan guna memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput bahwa demokrasi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Lihat Juga :