Cegah Hoaks di Pemilu 2024, Bawaslu Tekankan Literasi Digital Harus Dibangun
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 09:50 WIB
loading...
Informasi palsu atau Hoaks diprediksi akan terjadi dalam Pemilu 2024, terutama lewat media sosial. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Informasi palsu atau hoaks diprediksi akan terjadi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, terutama lewat media sosial. Membangun literasi digital menjadi upaya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mencegah terjadinya hal tersebut.
Kooordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas pada Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan pihaknya telah membangun digital pengawas partisipatif bernama 'Jarimu Awasi Pemilu' untuk pencegahan hoaks.
"Dalam konteks ini, membangun literasi digital menjadi suatu keharusan. Karena membangun informasi media yang positif, menjadi salah satu tujuan Bawaslu," kata dia dalam keterangannya, Jumat, (13/10/2023).
Baca juga: Bawaslu Ajak Parpol Perangi Kampanye Hoaks
Lolly menjelaskan upaya penindakan Bawaslu dalam menangkal informasi hoaks, dengan membangun kerjasama antarlembaga. Terbukti, salah satu langkahnya, Bawaslu sudah menggandeng Kemenkominfo dan BSSN dalam Satgas Patroli Siber di media sosial.
"Nah ini untuk percepatan. Karena keterbatasan norma Bawaslu untuk menjangkau terkait informasi hoaks kepemiluan, maka mau tidak mau kan Bawaslu harus menggandeng kementrian lembaga yang memiliki otoritas terkait," tegasnya.
Selain itu, Lolly menegaskan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tematik, menjadi acuan Bawaslu dalam memitigasi sekaligus mencegah terjadinya hoaks saat kampanye media sosial jelang masa kampanye Pemilu Serentak 2024.
Kooordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas pada Bawaslu RI, Lolly Suhenty mengatakan pihaknya telah membangun digital pengawas partisipatif bernama 'Jarimu Awasi Pemilu' untuk pencegahan hoaks.
"Dalam konteks ini, membangun literasi digital menjadi suatu keharusan. Karena membangun informasi media yang positif, menjadi salah satu tujuan Bawaslu," kata dia dalam keterangannya, Jumat, (13/10/2023).
Baca juga: Bawaslu Ajak Parpol Perangi Kampanye Hoaks
Lolly menjelaskan upaya penindakan Bawaslu dalam menangkal informasi hoaks, dengan membangun kerjasama antarlembaga. Terbukti, salah satu langkahnya, Bawaslu sudah menggandeng Kemenkominfo dan BSSN dalam Satgas Patroli Siber di media sosial.
"Nah ini untuk percepatan. Karena keterbatasan norma Bawaslu untuk menjangkau terkait informasi hoaks kepemiluan, maka mau tidak mau kan Bawaslu harus menggandeng kementrian lembaga yang memiliki otoritas terkait," tegasnya.
Selain itu, Lolly menegaskan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) tematik, menjadi acuan Bawaslu dalam memitigasi sekaligus mencegah terjadinya hoaks saat kampanye media sosial jelang masa kampanye Pemilu Serentak 2024.
Lihat Juga :