Jelang Pemilu 2024, IKAPII Imbau Masyarakat Cerdas Pilih Calon Pemimpin
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 00:56 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin yang memiliki kemampuan dalam strategi ekonomi dan strategi militer sangat diperlukan bangsa Indonesia untuk menjaga kedaulatan bangsa dan negara. ”Untuk menjadi negara berkembang dan memiliki potensi, kita butuh pemimpin yang memahami strategi ekonomi yang baik dan strategi militer," ucapnya.
Baca juga: Hasilkan Pemimpin Berkualitas, KPU Dorong Peran Strategis Perempuan Pada Pemilu 2024
Pakar Intelijen ini juga mengingatkan, saat ini Indonesia merupakan negara yang disegani bangsa Asia Tenggara karena kekuatan prajurit militernya berada di urutan teratas meski anggaran alutsista yang belum memadai. ”Saat ini militer kita terkuat di Asia Tenggara. Meski anggaran alutsista kita masih di bawah Singapura,” jelas Noor.
Tak hanya itu, lanjut Noor, masyarakat juga harus mencari sosok pemimpin yang bisa memajukan UMKM baik mikro maupun makro serta melindungi pada petani. Selain itu, lanjutnya, pemimpin harus bisa menjaga ketahanan pangan, terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. "Karena kekuatan potensi pangan akan mempermudah kita dalam berbicara luas di bidang ekonomi internasional," pungkasnya
Baca juga: Hasilkan Pemimpin Berkualitas, KPU Dorong Peran Strategis Perempuan Pada Pemilu 2024
Pakar Intelijen ini juga mengingatkan, saat ini Indonesia merupakan negara yang disegani bangsa Asia Tenggara karena kekuatan prajurit militernya berada di urutan teratas meski anggaran alutsista yang belum memadai. ”Saat ini militer kita terkuat di Asia Tenggara. Meski anggaran alutsista kita masih di bawah Singapura,” jelas Noor.
Tak hanya itu, lanjut Noor, masyarakat juga harus mencari sosok pemimpin yang bisa memajukan UMKM baik mikro maupun makro serta melindungi pada petani. Selain itu, lanjutnya, pemimpin harus bisa menjaga ketahanan pangan, terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. "Karena kekuatan potensi pangan akan mempermudah kita dalam berbicara luas di bidang ekonomi internasional," pungkasnya
(cip)
Lihat Juga :