Lukas Enembe Dirawat di RSPAD, Sidang Putusan Vonis Batal Dibacakan
Senin, 09 Oktober 2023 - 11:47 WIB
loading...
Majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menunda pembacaan vonis putusan terhadap Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menunda pembacaan vonis putusan terhadap Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe . Sejatinya pembacaan putusan itu digelar pada hari ini.
Namun hal itu ditunda lantaran Lukas Enembe tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto).
"Ini sekalian dengan hasil pemeriksaan laboratorium klinik. Jadi untuk seharusnya persidangan hari ini pembacaan putusan Lukas Enembe, namun demikian putusan untuk hari ini sedianya dijadwalkan hari ini belum bisa dibacakan karena terdakwa dalam keadaan sakit dan dirawat inap di RS," kata hakim di ruang sidang, Senin (9/10/2023).
Hakim kemudian membacakan putusan untuk pembantaran terhadap Lukas Enembe. Permohonan pembantaran itu diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan alasan kesehatan dari terdakwa.
"Atas nama kemanusiaan dan demi menjaga kesehatan terdakwa serta selama pemeriksa persidangan, majelis hakim berpendapat permohonan dari penuntut umum KPK mengenai pembantaran terdakwa dengan alasan kesehatan tersebut di atas dihubungkan hasil pemeriksa lab klinik dan hasil radiologi rspad aras nama Lukas tertanggal 7 Oktober cukup beralasan dikabulkan, penahanan terdakwa harus dibantarkan terhitung 6 Oktober sampai 19 Oktober," ujarnya.
Baca juga: Jatuh di Kamar Mandi, Lukas Enembe Tak Hadiri Sidang Putusan
Namun hal itu ditunda lantaran Lukas Enembe tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto).
"Ini sekalian dengan hasil pemeriksaan laboratorium klinik. Jadi untuk seharusnya persidangan hari ini pembacaan putusan Lukas Enembe, namun demikian putusan untuk hari ini sedianya dijadwalkan hari ini belum bisa dibacakan karena terdakwa dalam keadaan sakit dan dirawat inap di RS," kata hakim di ruang sidang, Senin (9/10/2023).
Hakim kemudian membacakan putusan untuk pembantaran terhadap Lukas Enembe. Permohonan pembantaran itu diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan alasan kesehatan dari terdakwa.
"Atas nama kemanusiaan dan demi menjaga kesehatan terdakwa serta selama pemeriksa persidangan, majelis hakim berpendapat permohonan dari penuntut umum KPK mengenai pembantaran terdakwa dengan alasan kesehatan tersebut di atas dihubungkan hasil pemeriksa lab klinik dan hasil radiologi rspad aras nama Lukas tertanggal 7 Oktober cukup beralasan dikabulkan, penahanan terdakwa harus dibantarkan terhitung 6 Oktober sampai 19 Oktober," ujarnya.
Baca juga: Jatuh di Kamar Mandi, Lukas Enembe Tak Hadiri Sidang Putusan
Lihat Juga :