Mengharukan, Jenderal Kopassus Ini Bertemu Bekas Musuh Paling Ditakuti di Medan Operasi Kalimantan

Kamis, 05 Oktober 2023 - 06:00 WIB
loading...
Mengharukan, Jenderal...
Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono Pati TNI AD pernah diterjunkan ke medan operasi menumpas kelompok bersenjata PGRS/Paraku. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono merupakan tokoh militer yang sangat dikenal di TNI AD khususnya di Korps Baret Merah Kopassus. Selain karena pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, Hendropriyono juga dikenal sebagai prajurit pemberani di medan operasi.

Dalam operasi penumpasan kelompok bersenjata Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS)/Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku) pimpinan Boong Kee Chok alias Yusuf Said di belantara hutan Kalimantan, Hendropriyono memperoleh keberhasilan yang gilang gemilang.

Abituren Akademi Militer Nasional (AMN) sekarang bernama Akademi Militer (Akmil) 1967 ini selain mampu membongkar jaringan perlawanan di Kalimantan yang berhaluan komunis juga berhasil menghabisi nyawa salah seorang pimpinan pasukan Barisan Rakyat (Bara) Sukirjan alias Siauw Ah San, kelompok bersenjata dari PGRS/Paraku pada 1973.

Dikutip dalam buku biografinya berjudul “Operasi Sandi Yudha” Hendropriyono yang kala itu berpangkat Kapten harus merayap di belantara hutan Kalimantan yang sangat lebat menuju markas Sukirjan alias Siauw Ah San. ”Jarak ke sasaran sejauh 4,5 kilometer. Kami harus merayap pada pukul 16.00 melewati semak belukar yang lebat,” kenangnya dikutip SINDOnews, Kamis (5/10/2023).

Baca juga: Jenderal Kopassus Merayap Sejauh 4,5 Km di Hutan Kalimantan Demi Bekuk Pentolan Komunis

Agar tiba di sasaran tepat waktu, Hendropriyono selaku Komandan Prayudha Halilintar Kopasandha kini bernama Kopassus mengatur kecepatan merayap. Kode hijau kecepatan merayap 10 meter/menit. Kode kuning, kecepatan merayap 5 meter/menit dan kode merah yang berarti berhenti.

Namun, baru setengah jam merayap pria yang di kemudian hari menjabat kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini mendengar suara mendesis yang cukup keras. Suara tersebut ternyata berasal dari seekor ular Cobra cukup besar yang berada tak jauh dari posisinya. Setelah membeku tak bergerak beberapa saat, ular Cobra pun melintas di depannya.

Baca juga: Duel Maut dengan Pimpinan Pemberontak, Nyawa Jenderal Kopassus Ini Nyaris Melayang

Setelah merayap selama lima jam di tengah malam yang dingin dan gelap gulita, mertua dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini akhirnya bisa mendekati sasaran. “Tak terasa sudah lebih lima jam lamanya kami merayap. Saya lihat arloji menunjukkan waktu pukul 22.25 berarti masih jauh untuk membuka serangan pada jam 04.00. Berarti kami harus membeku lumayan lama di malam hari yang gelap dan dingin,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Polemik Lomba Cerdas...
Polemik Lomba Cerdas Cermat, MPR Evaluasi Penggunaan Speaker
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Habib Jafar Puji Keberanian...
Habib Jafar Puji Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral di Polemik Cerdas Cermat MPR
Rekomendasi
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Banyak Standar Ganda,...
Banyak Standar Ganda, Ini 4 Negara Paling Munafik di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved