Duel Maut dengan Pimpinan Pemberontak, Nyawa Jenderal Kopassus Ini Nyaris Melayang

Selasa, 15 Juni 2021 - 06:15 WIB
loading...
Duel Maut dengan Pimpinan...
Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono bersama Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto saat di medan operasi. Foto/IG Diaz Hendropriyono
A A A
JAKARTA - Sebagai pasukan elite andalan TNI, prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) seringkali dilibatkan dalam berbagai misi yang sangat berat dengan nyawa sebagai taruhannya. Dengan semboyan “Lebih Baik Pulang Nyawa daripada Gagal di Medan Tugas” tak sedikit anggota Korps Baret Merah yang hampir mati bahkan gugur saat menjalankan tugas di medan operasi.

Dalam kisah yang dirangkum SINDOnews dari buku “Operasi Sandi Yudha”, diceritakan bagaimana Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono yang saat itu berpangkat Kapten harus merayap sejauh 4,5 kilometer di belantara hutan Kalimantan Utara untuk menangkap pimpinan pasukan Barisan Rakyat (Bara) Sukirjan alias Siauw Ah San dalam operasi pembersihan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS)/Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku) pada 1973 silam. Baca juga: Jenderal Kopassus Merayap Sejauh 4,5 Km di Hutan Kalimantan Demi Bekuk Pentolan Komunis

Saat itu, Hendropriyono yang berhasil menjangkau persembunyian pimpinan pemberontak tersebut, harus menyabung nyawa duel maut dengan Siauw Ah San yang menolak untuk ditangkap. Ketika itu, Hendropriyono yang memberikan komando untuk menyerbu mendobrak jendela. Sedangkan Abdullah alias Pelda Ahmad Kongsenlani yang lari lebih cepat dan mendahuluinya mendobrak pintu. Nahas, perut Kongsenlani sobek oleh bayonet Siauw Ah San. Melihat usus Kongsenlani terburai Hendropriyono dengan sigap melemparkan pisau komando ke tubuh Siauw Ah San.

Duel Maut dengan Pimpinan Pemberontak, Nyawa Jenderal Kopassus Ini Nyaris Melayang


Sayangnya, pisau komando yang dilemparkan tidak menancap telak dan hanya memberikan luka ringan di dada kanannya. ”Saat itu saya tanpa senjata di tangan dan harus merebut bayonet dari Siauw Ah San. Sedangkan pistol masih terselip di belakang bawah punggung,” kenangnya. Baca juga: 5 Hari Sembunyi di Tumpukan Mayat dan Gigitan Semut Selamatkan Nyawa Prajurit Kopassus di Papua

Untuk meraih pistol, abituren Akmil 1967 ini khawatir keduluan oleh tikaman bayonet Siauw Ah San. Perlahan, Hendropriyono mundur beberapa langkah lalu melompat tinggi dan menendang dada musuhnya. Meski jatuh, Siauw Ah San masih sempat menghujamkan bayonet ke paha kirinya. “Ngilu rasanya baja dingin itu menembus daging dan menusuk tulang paha saya. Daging saya tersembul keluar dan darah mengalir dari paha kiri kaki,” tuturnya.

Siauw Ah San kemudian berdiri dan mencoba menusuk dada kiri Hendropriyono. Mendapat serangan itu, Hendropriyono langsung melindungi dengan tangan kiri hingga daging lengan kiri dan hasta kirinya sobek. Darah kembali mengucur. Tangan kanannya dengan sigap membantu merebut bayonet. Akibatnya, daging kelima jarinya tersembul keluar. Bahkan, ruas jari kelingking kanan Hendropriyono nyaris putus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
TNI AD Turun Perkuat...
TNI AD Turun Perkuat Patroli Antibegal, Kadispenad: Penindakan Tetap Wewenang Polisi
Prabowo Resmikan Museum...
Prabowo Resmikan Museum Seskoad, Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved