Rayakan HUT ke-25, PSMTI Perkenalkan Budaya Tionghoa yang Menjadi Bagian Persatuan Indonesia
Selasa, 03 Oktober 2023 - 01:17 WIB
loading...
A
A
A
Selain merayakan ulang tahun, PSMTI juga meluncurkan buku tentang perjalanan Suku Tionghoa Indonesia dan perannya dalam membangun negeri yang berjudul 'Sejarah orang Tionghoa di Nusantara'. Buku tersebut ditulis oleh 32 akademisi di universitas negeri dari seluruh Indonesia.
“Banyak yang menyangka Suku Tionghoa itu datang di abad 8 karena tulisan sebelumnya oleh seorang pendeta I Ching yang berkelana di Nusantara. Tetapi dengan adanya akademisi-akademisi menulis sejak abad ke 2 setelah masehi sudah ditemukan jejak orang Tionghoa datang. Itu menjadi hal referensi yang baru bagi para akademisi dan sejarawan yang ingin lebih banyak mengetahui jejak orang Tionghoa di Indonesia,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian I PSMTI tersebut.
Dalam gelarannya, para pengurus dan tokoh-tokoh PSMTI yang hadir ikut mengenakan batik merah dan batik berwarna perak. Hal ini juga dilakukan oleh Executive Chairman MNC Hary Tanoesoedibjo yang hadir mengenakan batik perak yang cerah.
Baca Juga: Hadiri HUT ke-25 PSMTI, Ganjar Ajak Jaga Kerukunan
"Kalau batik merah itu dinas dari PSMTI. Sedangkan batik silver ini didesain khusus guna menyambut tahun perak, ini didesain khusus dengan maksud orang Tionghoa mengharumkan Indonesia," jelas Suyoto.
“Banyak yang menyangka Suku Tionghoa itu datang di abad 8 karena tulisan sebelumnya oleh seorang pendeta I Ching yang berkelana di Nusantara. Tetapi dengan adanya akademisi-akademisi menulis sejak abad ke 2 setelah masehi sudah ditemukan jejak orang Tionghoa datang. Itu menjadi hal referensi yang baru bagi para akademisi dan sejarawan yang ingin lebih banyak mengetahui jejak orang Tionghoa di Indonesia,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian I PSMTI tersebut.
Dalam gelarannya, para pengurus dan tokoh-tokoh PSMTI yang hadir ikut mengenakan batik merah dan batik berwarna perak. Hal ini juga dilakukan oleh Executive Chairman MNC Hary Tanoesoedibjo yang hadir mengenakan batik perak yang cerah.
Baca Juga: Hadiri HUT ke-25 PSMTI, Ganjar Ajak Jaga Kerukunan
"Kalau batik merah itu dinas dari PSMTI. Sedangkan batik silver ini didesain khusus guna menyambut tahun perak, ini didesain khusus dengan maksud orang Tionghoa mengharumkan Indonesia," jelas Suyoto.
Lihat Juga :