Harga Beras Mahal, Menko PMK: Sudah Ada 2 Arahan dari Presiden Jokowi
Sabtu, 23 September 2023 - 06:54 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy sudah mendapatakan dua arahan dari Presiden Jokowi untuk menangani lonjakan harga beras dipasaran. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Harga beras di Indonesia semakin melonjak. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengakui harga beras di pasaran masih mahal dan belum mengalami penurunan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden Jokowi telah memberikan dua arahan untuk menangani masalah lonjakan harga beras di pasaran.
Muhadjir mengatakan dua arahan Presiden Jokowi itu yakni menggelontorkan bantuan sosial (bansos) beras dan melakukan operasi pasar.
“Pemerintah kan sudah gelontorkan bansos beras. Dan sudah melakukan operasi pasar. Cuma angkanya berapa saya tak punya kewenangan jelaskan detail karena bulog yang lebih tahu angka-angka secara persis,” kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, dikutip Sabtu (23/9/2023).
“Tapi dua yang sudah diarahkan Presiden. Pertama bansos beras kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) selama ini baik PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan operasi pasar,” sambungnya.
Baca: 10 Negara dengan Harga Beras Termahal di Dunia, Indonesia Masuk?
Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengungkapkan, dalam kurun waktu sebulan, Agustus-September 2023 beras premium naik sekitar 11,54%, sedangkan untuk beras medium naik 5,92% dalam kurun waktu yang sama.
Dia melanjutkan, kenaikan harga beras premium pada minggu pertama bulan Agustus sebesar Rp13.610/kg, terus mengalami kenaikan hingga pada minggu ketiga bulan September harga menjadi Rp15.180/kg.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden Jokowi telah memberikan dua arahan untuk menangani masalah lonjakan harga beras di pasaran.
Muhadjir mengatakan dua arahan Presiden Jokowi itu yakni menggelontorkan bantuan sosial (bansos) beras dan melakukan operasi pasar.
“Pemerintah kan sudah gelontorkan bansos beras. Dan sudah melakukan operasi pasar. Cuma angkanya berapa saya tak punya kewenangan jelaskan detail karena bulog yang lebih tahu angka-angka secara persis,” kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, dikutip Sabtu (23/9/2023).
“Tapi dua yang sudah diarahkan Presiden. Pertama bansos beras kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) selama ini baik PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), dan operasi pasar,” sambungnya.
Baca: 10 Negara dengan Harga Beras Termahal di Dunia, Indonesia Masuk?
Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika mengungkapkan, dalam kurun waktu sebulan, Agustus-September 2023 beras premium naik sekitar 11,54%, sedangkan untuk beras medium naik 5,92% dalam kurun waktu yang sama.
Dia melanjutkan, kenaikan harga beras premium pada minggu pertama bulan Agustus sebesar Rp13.610/kg, terus mengalami kenaikan hingga pada minggu ketiga bulan September harga menjadi Rp15.180/kg.
Lihat Juga :