Jelang Pemilu 2024, Pers Dorong Perpres Publisher Rights Segera Disahkan
Jum'at, 15 September 2023 - 19:37 WIB
loading...
Dialog dan Komitmen Penggiat Pers untuk Keberlanjutan Pers Indonesia di Dewan Pers, Jakarta, Jumat (15/9/2023). Foto/Danandaya Arya Putra
A
A
A
JAKARTA - Menjelang Pemilu 2024 , konstituen pers berharap Pemerintah mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Tanggung Jawab Platform Digital dalam Mendukung Jurnalisme Berkualitas atau yang kerap disebut Publisher Rights.
Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika menyebutkan, menjelang pesta demokrasi 2024 ini, banyak sekali bertebaran berita hoaks. Oleh sebab itu, Perpres Publisher Rights perlu disahkan yang bermaksud baik untuk kepentingan publik.
"Ini adalah untuk menjaga misinformasi dan disinformasi justru tidak makin meluas di-platform digital dan itu untuk menegaskan informasi yang penting di masa jelang Pemilu ini penting sekali sumber-sumber berita, sumber-sumber informasi yang kredibel," kata Wahyu di kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jum'at (15/9/2023).
Baca juga: Dewan Pers Minta Presiden Tak Ragu Sahkan Perpres Publisher Rights
Dengan disahkannya regulasi tersebut, Wahyu menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut andil menciptakan Pemilu yang sehat. Sebab berita hoaks dikhawatirkan membuat masyarakat menjadi terpecah-belah.
Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika menyebutkan, menjelang pesta demokrasi 2024 ini, banyak sekali bertebaran berita hoaks. Oleh sebab itu, Perpres Publisher Rights perlu disahkan yang bermaksud baik untuk kepentingan publik.
"Ini adalah untuk menjaga misinformasi dan disinformasi justru tidak makin meluas di-platform digital dan itu untuk menegaskan informasi yang penting di masa jelang Pemilu ini penting sekali sumber-sumber berita, sumber-sumber informasi yang kredibel," kata Wahyu di kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jum'at (15/9/2023).
Baca juga: Dewan Pers Minta Presiden Tak Ragu Sahkan Perpres Publisher Rights
Dengan disahkannya regulasi tersebut, Wahyu menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut andil menciptakan Pemilu yang sehat. Sebab berita hoaks dikhawatirkan membuat masyarakat menjadi terpecah-belah.
Lihat Juga :