Profesionalisme Birokrasi dalam Pusaran Tahun Politik

Senin, 11 September 2023 - 06:50 WIB
loading...
Profesionalisme Birokrasi...
Candra Fajri Ananda, Staf Khusus Menteri Keuangan RI. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

Suasana menjelang pemilihan umum 2024 telah dapat dirasakan dalam dinamika politik Indonesia. Salah satu fenomena yang kerap kali mewarnai jalannya pemilihan umum di Indonesia adalah mulai munculnya berbagai narasi janji untuk menarik hati masyarakat dalam ajang pemilihan.

Pada umumnya tatkala memasuki masa kontestasi politik, banyak manuver yang mulai dilakukan calon-calon pemimpin untuk menarik dukungan atau simpati masyarakat. Di mana salah satunya yang paling sering dilakukan adalah menjanjikan sesuatu hal yang baik kepada masyarakat.

Berbagai program yang ditawarkan oleh kandidat mulai dari isu peningkatan pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat. Adapun “Janji Politik” ini dikemas dalam rangka menarik simpati masyarakat untuk bersedia memilih kandidat tersebut pada saat pemilihan.

Bagi pemilih, janji politik pada dasarnya menunjukkan harapan (expectation) terhadap berbagai program atau kegiatan yang akan dikerjakan calon untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan serta menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi pemilih.

Permasalahannya, aneka janji politik yang seharusnya sebagai etika sosial dan bagian dari peradaban yang terkait dengan niat serta komitmen kandidat, pada akhirnya sering kali mengalami kesulitan untuk direalisasikan karena situasi dan kondisi yang ada, terutama kendala terkait kemampuan fiskal yang dimiliki.

Sejatinya, janji politik yang dibuat oleh para calon pemimpin perlu selalu mempertimbangkan kemampuan fiskal dan anggaran negara. Hal ini merupakan prinsip dasar dalam menjalankan pemerintahan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Pasalnya, janji politik yang tidak mempertimbangkan kemampuan fiskal dapat mengancam stabilitas ekonomi negara.

Selain itu, berbagai janji politik yang tidak realistis juga dapat merusak kredibilitas pemerintah. Masyarakat akan kehilangan kepercayaan apabila berbagai janji politik tersebut tidak dapat diwujudkan atau hanya merupakan retorika kosong.

Oleh sebab itu, dalam merancang janji politik, calon pemimpin harus bekerja sama dengan para ahli ekonomi dan keuangan untuk memastikan bahwa program-program yang diusulkan dapat dibiayai dengan sumber daya yang ada tanpa mengancam stabilitas ekonomi negara.

Hal ini memerlukan perhitungan yang hati-hati demi menjaga kesehatan fiskal negara. Janji politik yang diiringi dengan pertimbangan kemampuan fiskal dan anggaran negara akan memudahkan seorang pemimpin untuk lebih mudah dalam merealisasikan tujuan-tujuan yang diharapkan dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
ASN Provinsi Papua Deklarasi...
ASN Provinsi Papua Deklarasi Netralitas Jelang PSU, PJ Gubernur Fatoni: Jangan Sebar Hoaks
Waketum Partai Perindo...
Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia: Gebrakan Dedi Mulyadi Sukses Bongkar Mental Birokrasi Jumud dan Kaku
Rekomendasi
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Berita Terkini
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved