Politik Santuy atau Politik Baperan

Kamis, 07 September 2023 - 11:04 WIB
loading...
A A A
Ada beberapa pandangan filosof yang menempatkan humor di median negatif, di antaranya adalah Plato. Menurutnya, tawa sebagai emosi yang dapat mengurangi pengendalian diri dan pikiran rasional. Karena itulah, dia berpendapat bahwa wali negara (baca: pemimpin) wajib menghindari tawa. Bahkan dia juga berpendapat, bahwa jika ada orang yang digambarkan dikuasai oleh tawa, tidak boleh diterima, termasuk pandangan dan pemikirannya.

Menurutnya, tawa harus dikontrol dengan ketat. Tertawa dianggap sebagai tradisi di kalangan budak atau pekerja asing. Sementara orang-orang bebas, orang-orang terhormat baik laki-laki maupun perempuan harus menghindarinya. Pandangan senada juga dikemukakan oleh Aristoteles, bahwa tertawa berarti mencemooh.

Orang-orang Stoa, dengan penekanan mereka pada pengendalian diri, setuju dengan Plato bahwa tawa mengurangi kontrol diri. Epictetus, seorang filsuf dari Stoa, menasihati: "Janganlah anda tertawa keras, terlalu sering, atau tidak terkendali." Karena celaan terhadap tertawa inilah, para pengikutnya mengatakan bahwa Epictetus tidak pernah tertawa sama sekali.

baca juga: Dinamika Politik dan Kebijakan

Penilaian negatif para pemikir Yunani kuno terhadap tawa dan humor memengaruhi pemikir Kristen pada periode awal, dan kemudian juga mempengaruhi kultur Eropa. Sikap ini diperkuat oleh pernyataan negatif Alkitab tentang tawa dan humor yang menarasikan tawa sebagai ekspresi permusuhan. Pandangan ini juga diwarisi para sufi muslim yang lahir dan berkembang belakangan.

Belajar Berpolitik Sejak Dini

Generasi muda perlu belajar politik sejak dini. Paradigma Merdeka Belajar Merdeka Mengajar menjadi paradigma kurikulum baru memfasilitasi pendidikan politik sejak dini. Politik tidak dimaknai sebagai "perebutan kekuasaan", namun politik adiluhung.

Dalam implementasi kurikulum merdeka, guru harus memberikan pendidikan dasar politik adiluhung tersebut. Melalui penguatan nalar kritis, nalar kreatif, semangat berkolabotasi dan optimalisasi kompetensi komunikasi adalah capaian luaran dari proses pendidikan. Semua target tersebut diaktualisasikan dalam garapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Strategi-strategi komunikasi tingkat tinggi harus ditempuh, karena ia harus "belajar" melobi orang lain, belajar berpendapat dan mempertahankan argumennya, dan mampu bekerja sama. Keempat hal tersebut adalah modal dasar berpolitik santun dan adiluhung dengan komitmen pada nilai-nilai moralitas yang tinggi.
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda Jagoan Final Piala...
Beda Jagoan Final Piala Dunia dengan Gus Muhaimin, Bang Jamil: Persaudaraan Tetap Nomor Satu
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Dalam 24 Jam, Ferry...
Dalam 24 Jam, Ferry Irwandi Kumpulkan Dana Rp8,2 Miliar untuk Pemulihan Banjir dan Longsor Sumatra
Kenang Ulama Betawi...
Kenang Ulama Betawi KH Bunyamin, Pemuda Jakbar: Teladan Bagi Anak Muda
Rekomendasi
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Sarwendah Ungkap Kerinduan...
Sarwendah Ungkap Kerinduan pada Mendiang Ayah, Pesan Harunya Banjir Doa Netizen
Berita Terkini
Forum Pemred Minta Hotman...
Forum Pemred Minta Hotman Paris Hormati Profesi Wartawan
Praperadilan Jilid II...
Praperadilan Jilid II Roy Suryo Ditolak Hakim
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Jelang Putusan Praperadilan,...
Jelang Putusan Praperadilan, Roy Suryo Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Pendukung di PN Jaksel
Hotman Paris Pengacara...
Hotman Paris Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Maaf kepada Wartawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved