Ancaman Demokrasi dan Pembohong yang Konsisten

Selasa, 29 Agustus 2023 - 12:47 WIB
loading...
A A A
Pihak yang menggunakan frekuensi tersebut harus tunduk pada regulasi yang telah ditetapkan. Maka, sebagai salah satu penyelenggara telekomunikasi, stasiun televisi haruslah ikut merasa bertangung jawab atas penggunaan frekuensi publik agar digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan publik dan pemajuan peradaban.

Kita tahu, salah satu asas dan tujuan telekomunikasi adalah untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi dan kegiatan pemerintahan, serta meningkatkan hubungan antarbangsa. Secara periodik izin atau lisensi yang diberikan kepada penyelengara telekomunikasi itu dievaluasi, dan kalau perlu dicabut kembali izinnya.

Frekuensi ini juga merupakan bagian penting dari pengembangan demokrasi. Sebab ia dapat membantu masyarakat untuk mengakses informasi dan hiburan yang berkualitas, serta untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi dan kemajuan peradaban. Maka, jika isi dari siaran televisi tidak berkualitas, maka --dalam konteks politik-- hal itu juga dapat diartikan sebagai salah satu ancaman terhadap demokrasi yang sedang kita bangun bersama-sama.

Salah satu ancaman demokrasi modern saat ini adalah manipulasi informasi dan disinformasi. Penyebaran berita palsu (hoaks) dan manipulasi informasi dapat merusak persepsi publik dan mengganggu proses demokrasi. Pihak-pihak yang berupaya memanipulasi informasi itu memang dapat memengaruhi opini publik melalui televisi. Tak terkecuali kebohongan yang disampaikan oleh para pathologic liar yang diberi ruang luas oleh pengelola acara di televisi.

Phatological liar (kita sebut saja pembohong yang konsisten) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecenderungan kuat untuk berbohong secara konsisten. Bahkan sering tanpa alasan yang jelas atau bahkan tentang hal-hal yang tidak penting. Mereka cenderung secara terus-menerus membuat cerita atau pernyataan yang tidak benar, bahkan ketika bukti-bukti menunjukkan sebaliknya. Mereka juga sering kali berbohong untuk mendapatkan perhatian, membela kelompok tertentu, untuk mengontrol orang lain, atau untuk melindungi diri mereka sendiri dari rasa malu atau rasa bersalah.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti gangguan kepribadian, gangguan psikologis, trauma masa kecil, atau kebutuhan perhatian dan pengakuan. Kecenderungan berbohong yang ekstrem ini dapat memiliki dampak negatif pada kehidupan individu yang bersangkutan, termasuk dalam hubungan sosial. Lalu, cepat atau lambat, pembohong yang konsisten ini, jika tidak segera mengoreksi diri, bisa saja terjerat dalam masalah hukum akibat kebohongannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Dalam 24 Jam, Ferry...
Dalam 24 Jam, Ferry Irwandi Kumpulkan Dana Rp8,2 Miliar untuk Pemulihan Banjir dan Longsor Sumatra
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved