alexametrics

Pengamat: PKS Perlu Lobi Partai Lain Hadirkan Rival Gibran

loading...
Pengamat: PKS Perlu Lobi Partai Lain Hadirkan Rival Gibran
Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam menilai PKS perlu melobi partai politik lain untuk menghadirkan rival Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020. Foto/Antara Foto
A+ A-
JAKARTA - Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) perlu melobi partai politik lain untuk menghadirkan rival Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020.

Arif memandang positif kabar banyaknya tokoh yang mendaftar ke PKS untuk menjadi rival Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo 2020. "Langkah PKS ini bagus jika memang serius mau mengajukan kandidat untuk bersaing dengan Gibran," ujar Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Kamis (30/7/2020). (Baca juga: Tak Penuhi Syarat, PKS Tak Berdaya Lawan Gibran di Pilkada Solo)

Namun, kata dia, yang harus dihitung mengenai kursi DPRD apakah cukup atau tidak untuk mengusung pasangan calon secara mandiri. "Jika tidak cukup maka mau tak mau mesti menggandeng partai lain agar syarat dukungan parpol terpenuhi," jelas dia.

"Kalau enggak cukup kursinya itu mau tak mau harus lobi partai lain untuk memenuhi syarat," sambung Arif.



Namun, dia menilai peluangnya kecil karena banyak partai lain sudah mendukung Gibran yang berstatus anak presiden dan memiliki kans menang. "Jika gagal PKS opsi lain adalah calon independen yang maju tanpa dukungan partai," katanya. (Baca juga: PAN Resmi Dukung Anak dan Menantu Jokowi di Pilkada 2020)

Sekadar diketahui, PDIP menduduki 30 dari 45 kursi DPRD di Kota Solo. Sedangkan PKS memiliki lima kursi DPRD. Kemudian, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar masing-masing tiga kursi. Lalu, satu kursi DPRD untuk PSI.
(kri)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak