Kelola 71 Dapur MBG, TNI AD Pastikan Masih Beroperasi Normal
Rabu, 16 April 2025 - 19:54 WIB
loading...
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pamerah, Jakarta, Senin (6/1/2025). FOTO/ARIF JULIANTO
A
A
A
JAKARTA - TNI Angkatan Darat mengelola 71 dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD Brigjen Wahyu Yudhayana memastikan dapur MBG yang dikelola tetap beroperasi normal.
Hal ini disambpaikan Brigjen Wahyu menanggapi kabar beberapa dapur umum MBG mengalami kendala.
"Yang jelas, yang ada di area atau lahan TNI Angkatan Darat 71 sampai sekarang masih beroperasi, itu yg bisa saya pastikan saya yakinkan," kata Wahyu di Mabes TNI AD, Rabu (16/4/2025).
Dia menyampaikan dapur MGB yang dikelola TNI AD mendapatkan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). "Untuk anggarannya itu berasal dari Badan Gizi, itu anggarannya kita dapat dari Badan Gizi," tuturnya.
Untuk diketahui, mitra dapur MBG di Kalibata, Ira Mesra Destiawati, melaporkan salah satu yayasan yang juga menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) ke polisi lantaran tak membayar puluhan ribu porsi program yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Adapun total kerugian yang dialami mitra dapur BGN hampir Rp1 miliar.
Kuasa hukum Ira, Danna Harly menyesalkan salah satu yayasan mitra BGN berinisial MBN lantaran tak memberikan hak kliennya. Padahal, kata dia, Ira telah menjual sejumlah aset hingga meminjam uang untuk mencari modal guna menyajikan santapan MBG.
Hal ini disambpaikan Brigjen Wahyu menanggapi kabar beberapa dapur umum MBG mengalami kendala.
"Yang jelas, yang ada di area atau lahan TNI Angkatan Darat 71 sampai sekarang masih beroperasi, itu yg bisa saya pastikan saya yakinkan," kata Wahyu di Mabes TNI AD, Rabu (16/4/2025).
Dia menyampaikan dapur MGB yang dikelola TNI AD mendapatkan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN). "Untuk anggarannya itu berasal dari Badan Gizi, itu anggarannya kita dapat dari Badan Gizi," tuturnya.
Untuk diketahui, mitra dapur MBG di Kalibata, Ira Mesra Destiawati, melaporkan salah satu yayasan yang juga menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) ke polisi lantaran tak membayar puluhan ribu porsi program yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Adapun total kerugian yang dialami mitra dapur BGN hampir Rp1 miliar.
Kuasa hukum Ira, Danna Harly menyesalkan salah satu yayasan mitra BGN berinisial MBN lantaran tak memberikan hak kliennya. Padahal, kata dia, Ira telah menjual sejumlah aset hingga meminjam uang untuk mencari modal guna menyajikan santapan MBG.
Lihat Juga :