alexametrics

Ratusan Prajurit TNI AL Ikut Sosialisasi BPIP

loading...
Ratusan Prajurit TNI AL Ikut Sosialisasi BPIP
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan sosialisasi dengan tema Internalisasi Penataran Pancasila Tahun 2020 di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2020). Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melakukan sosialisasi dengan tema Internalisasi Penataran Pancasila Tahun 2020 di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/7/2020).

Acara dibuka Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Sosialisasi diikuti oleh sekitar 855 orang peserta melalui video conference dan 83 orang dari Mabes TNI AL dan juga pihak BPIP.

Selain Kepala BPIP Yudian Wahyudi, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat BPIP seperti Sekretaris Utama (Sestama) BPIP Karjono dan Direktur Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP M Akbar Hadiprabowo.

Dalam sambutannya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, sebagai prajurit TNI AL seyogianya mengimplemantasikan nilai-nilai Pancasila.



Dia mengapresiasi kegiatan ini guna menumbuhkan nasionalisme terhadap generasi penerus bangsa. “TNI Angkatan Laut harus menjadi agen negara dalam upaya pemahaman menanamkan kembali nilai-nilai pancasila yang sudah mulai luntur,” kata Yudo dalam sambutannya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Dia juga mengatakan, pihaknya terus berupaya menjaga NKRI dan Pancasila. Bahkan, kata dia, dirinya sudah meminta semua prajurit untuk melakukan itu.



“Dengan ideologi kebangsaan menjadi sasaran utama, oleh karena itu saya perintahkan kepada segenap prajurit dan PNS Angkatan Laut untuk tetap teguh menjaga ideologi Pancasila hingga titik darah penghabisan,” tuturnya.

(Baca juga: Perluas Kampanye Antikorupsi, KPK-DAMRI Sepakati Kerja Sama)
halaman ke-1 dari 3
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak