5 Contoh Sambutan untuk Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Senin, 30 September 2024 - 20:26 WIB
loading...
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober setiap tahunnya mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S/PKI. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober setiap tahunnya untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S/PKI. Pemberontakan dilakukan oleh beberapa kelompok tertentu, termasuk PKI, yang bertujuan untuk mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa menjadi komunisme.
Saat itu, pada tahun 1965, hubungan tidak harmonis terjadi antara TNI dengan PKI karena berseberangan politik. PKI berusaha menyingkirkan para petinggi TNI AD agar dapat mengambil alih pemerintahan Ir Soekarno yang saat itu sedang dalam kondisi sakit.
Penculikan dan pembunuhan terhadap enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI AD pun terjadi dalam satu malam. Mayat dari ketujuh perwira baru ditemukan pada 4 Oktober 1965 di sebuah sumur sedalam 12 meter, di sebuah daerah yang kini bernama Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Tujuh orang perwira TNI AD yang menjadi korban kejahatan PKI, yaitu Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Harjono, Mayor Jenderal Raden Suprapto, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.
Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila: Pengukuhan Ideologi Negara
Dikutip dari laman resmi Kemendikbud Ristek, Hari Kesaktian Pancasila 2024 akan mengambil tema Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas. Tema ini memberikan harapan agar masyarakat Indonesia tetap berpegang teguh pada Pancasila dan mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang rukun serta sejahtera.
Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, salah satunya adalah upacara. Melalui upacara, kita dapat memperkuat kembali semangat nasionalisme dan meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap Pancasila. Berikut adalah beberapa contoh teks sambutan singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila yang sesuai dengan tema peringatan.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan, Rahayu.
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini, 1 Oktober 2024, kita kembali dipertemukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Tepat pada hari ini, kita mengenang 59 tahun sejak terjadinya peristiwa yang sangat menyedihkan bagi bangsa kita. Kita akan selalu mengingat jasa 7 perwira bangsa yang gugur, yang dengan penuh keberanian mempertahankan kemurnian Pancasila dari ancaman ideologi lain yang berusaha menggantinya, yaitu komunisme.
Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga dan bersyukur memiliki Pancasila. Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.
Nilai-nilai Pancasila mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang beragam, tetapi tetap bersatu. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus mengamalkan Pancasila agar tidak ada yang bisa mengusik ataupun menggantikannya.
Namun, perjuangan belum selesai. Di masa depan, kita akan menghadapi banyak tantangan, terutama di era digital dan kemajuan teknologi. Teknologi dapat memengaruhi cara kita berpikir dan merasa terhadap Pancasila. Oleh karena itu, kita harus semakin memperkuat rasa cinta dan pengamalan terhadap Pancasila, terutama di kalangan generasi muda, agar tercipta generasi Indonesia Emas yang berjiwa Pancasila.
Kita tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan kerja sama dan gotong royong dari seluruh rakyat Indonesia agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di era modern. Jika kita bersama-sama menjaga dan mengamalkan Pancasila, bangsa kita akan tetap berada di jalan yang benar, dalam bingkai persatuan dan kebhinnekaan.
Hadirin yang saya hormati, mari kita yakini bersama bahwa selama Pancasila tetap menjadi dasar negara, kita akan terus hidup dalam keberagaman dengan damai dan rukun. Semoga Pancasila selalu menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari kita.
Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat. Mohon maaf jika ada kekurangan.
Terima kasih, wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hadirin yang berbahagia,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Hari Kesaktian Pancasila adalah momen bersejarah yang mengingatkan kita pada jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi G30S/PKI. Peristiwa ini menjadi upaya kelam untuk menggantikan Pancasila, dasar negara kita yang luhur, dengan ideologi komunis yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia. Gerakan ini tak hanya berusaha merusak sendi-sendi negara, tetapi juga mengancam persatuan bangsa yang beraneka ragam ini.
Saat itu, pada tahun 1965, hubungan tidak harmonis terjadi antara TNI dengan PKI karena berseberangan politik. PKI berusaha menyingkirkan para petinggi TNI AD agar dapat mengambil alih pemerintahan Ir Soekarno yang saat itu sedang dalam kondisi sakit.
Penculikan dan pembunuhan terhadap enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI AD pun terjadi dalam satu malam. Mayat dari ketujuh perwira baru ditemukan pada 4 Oktober 1965 di sebuah sumur sedalam 12 meter, di sebuah daerah yang kini bernama Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Tujuh orang perwira TNI AD yang menjadi korban kejahatan PKI, yaitu Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Harjono, Mayor Jenderal Raden Suprapto, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jendral Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.
Baca juga: Hari Kesaktian Pancasila: Pengukuhan Ideologi Negara
Dikutip dari laman resmi Kemendikbud Ristek, Hari Kesaktian Pancasila 2024 akan mengambil tema Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas. Tema ini memberikan harapan agar masyarakat Indonesia tetap berpegang teguh pada Pancasila dan mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang rukun serta sejahtera.
Berbagai kegiatan dilakukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, salah satunya adalah upacara. Melalui upacara, kita dapat memperkuat kembali semangat nasionalisme dan meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap Pancasila. Berikut adalah beberapa contoh teks sambutan singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila yang sesuai dengan tema peringatan.
5 Contoh Sambutan untuk Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Contoh Teks Sambutan 1
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi semua, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan, Rahayu.
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena pada hari ini, 1 Oktober 2024, kita kembali dipertemukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Tepat pada hari ini, kita mengenang 59 tahun sejak terjadinya peristiwa yang sangat menyedihkan bagi bangsa kita. Kita akan selalu mengingat jasa 7 perwira bangsa yang gugur, yang dengan penuh keberanian mempertahankan kemurnian Pancasila dari ancaman ideologi lain yang berusaha menggantinya, yaitu komunisme.
Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bangga dan bersyukur memiliki Pancasila. Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.
Nilai-nilai Pancasila mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yang beragam, tetapi tetap bersatu. Oleh karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus mengamalkan Pancasila agar tidak ada yang bisa mengusik ataupun menggantikannya.
Namun, perjuangan belum selesai. Di masa depan, kita akan menghadapi banyak tantangan, terutama di era digital dan kemajuan teknologi. Teknologi dapat memengaruhi cara kita berpikir dan merasa terhadap Pancasila. Oleh karena itu, kita harus semakin memperkuat rasa cinta dan pengamalan terhadap Pancasila, terutama di kalangan generasi muda, agar tercipta generasi Indonesia Emas yang berjiwa Pancasila.
Kita tidak bisa bekerja sendirian. Dibutuhkan kerja sama dan gotong royong dari seluruh rakyat Indonesia agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di era modern. Jika kita bersama-sama menjaga dan mengamalkan Pancasila, bangsa kita akan tetap berada di jalan yang benar, dalam bingkai persatuan dan kebhinnekaan.
Hadirin yang saya hormati, mari kita yakini bersama bahwa selama Pancasila tetap menjadi dasar negara, kita akan terus hidup dalam keberagaman dengan damai dan rukun. Semoga Pancasila selalu menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari kita.
Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat. Mohon maaf jika ada kekurangan.
Terima kasih, wassalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Contoh Teks Sambutan 2
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hadirin yang berbahagia,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Hari Kesaktian Pancasila adalah momen bersejarah yang mengingatkan kita pada jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi G30S/PKI. Peristiwa ini menjadi upaya kelam untuk menggantikan Pancasila, dasar negara kita yang luhur, dengan ideologi komunis yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia. Gerakan ini tak hanya berusaha merusak sendi-sendi negara, tetapi juga mengancam persatuan bangsa yang beraneka ragam ini.
Lihat Juga :