Indonesia Tegak Lurus Hilirisasi SDA, IMF Meradang

Senin, 24 Juli 2023 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Sebagai lembaga yang memiliki catatan historis yang kelam sewaktu krisis moneter 1997, tentu saran IMF menjadi sangat problematik di tengah perjuangan bangsa ini membangun industri dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah. Tidak heran manakala saran tersebut menandakan IMF tidak menghendaki Indonesia menjadi negara maju.

Nasionalisme Sumber Daya Alam
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah. Potensi ini menjadi modal penting dalam mendorong transformasi menuju global key player. Di mana cadangan sumber daya harus didukung kebijakan yang benar-benar berpijak pada national interest, tanpa mengeliminasi peluang kerja sama lintas bangsa.

Pada masa Pemerintahan Jokowi, dorongan untuk membawa transformasi Indonesia menjadi global key player, telah diejawantahkan ke dalam kebijakan hilirisasi komoditas pertambangan. Hilirisasi merupakan strategi dalam meningkatkan nilai tambah komoditas. Selain itu, hilirisasi juga dapat memperkuat struktur industri dan meningkatkan peluang melalui penciptaan lapangan kerja.

Dengan kebijakan hilirisasi, maka Indonesia tidak lagi terjebak pada posisi sebagai negara pengekspor bahan mentah, melainkan bertransformasi menjadi pengekspor barang setengah jadi atau jadi. Tentu keinginan ini sangatlah logis. Mengingat potensi sumber daya alam yang tinggi mengharuskan Indonesia harus mampu mendapatkan manfaat besar atas sumber daya yang dimilikinya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Rekomendasi
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved