IMPACT Dorong Kesadaran Global Lestarikan Mangrove agar Tetap Sehat dan Berkembang
Sabtu, 15 Juli 2023 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
“Mangrove merupakan kawasan perlindungan dan pengembangan biota laut yang sangat beragam, seperti ikan, kepiting, udang dan moluska, serta fauna hutan seperti monyet, burung dan reptilia. Ekosistem mangrove juga memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan warga sekitar, yakni sebagai sumber pendapatan dan sumber pangan masyarakat pesisir, untuk jasa perikanan komersial, serta tujuan wisata, konservasi, pendidikan, dan penelitian,” lanjut Chintya.
Lebih lanjut, Chintya Dian Astuti mengatakan bahwa rehabilitasi dan restorasi mangrove di Desa Lori dan Sungai Langir merupakan area awal IMPACT.
“Kami melihat aksi kolektif sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan CA Teluk Apar. Dalam rangka merayakan World Mangrove Day, IMPACT secara gotong royong melakukan think globally, act locally, yang merupakan jawaban atas pengelolaan terpadu dan kolaboratif yang menyatukan sernua pihak yang peduli terhadap pelestarian mangrove," katanya.
Head of Sustainability Indika Energy Ricky Fernando menambahkan, mangrove berkontribusi pada sektor ekonomi dengan menyumbang Rp40 triliun per tahun dari sektor budidaya. Dari sisi ekologi, mangrove merupakan penopang kehidupan. Untuk itu, Ricky berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk menyebarluaskan pentingnya ekosistem mangrove kepada semua pihak.
Berbagai upaya rehabilitasi mangrove juga suhda dilakukan untuk menambah luas hutan mangrove di Desa Sungai Langir yang merupakan sabuk hijau pelindung pantai. Apalagi kawasan ini juga menjadi benteng pelindung di kawasan pesisir.
"Banjir bandang, naiknya permukaan air laut, telah mengancam Desa. Perlu tindakan nyata untuk konservasi mangrove," kata Kepala Desa Sungai Langir, Jumhar.
World Mangrove Day "Think Globally, Act Locally " Penanaman Mangrove-Ekosistem yang Tiada Duanya merupakan rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia melibatkan masyarakat Desa, Indika Nature, Pemerintah Kabupaten Paser dan PT Maroon Rekanan Nusa.
Dalam kesempatan tersebut IMPACT juga menyampaikan pesan pentingnya konservasi mangrove dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian dalam gerakan ini.
Lebih lanjut, Chintya Dian Astuti mengatakan bahwa rehabilitasi dan restorasi mangrove di Desa Lori dan Sungai Langir merupakan area awal IMPACT.
“Kami melihat aksi kolektif sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan ekosistem mangrove di kawasan CA Teluk Apar. Dalam rangka merayakan World Mangrove Day, IMPACT secara gotong royong melakukan think globally, act locally, yang merupakan jawaban atas pengelolaan terpadu dan kolaboratif yang menyatukan sernua pihak yang peduli terhadap pelestarian mangrove," katanya.
Head of Sustainability Indika Energy Ricky Fernando menambahkan, mangrove berkontribusi pada sektor ekonomi dengan menyumbang Rp40 triliun per tahun dari sektor budidaya. Dari sisi ekologi, mangrove merupakan penopang kehidupan. Untuk itu, Ricky berharap acara ini dapat menjadi wadah untuk menyebarluaskan pentingnya ekosistem mangrove kepada semua pihak.
Berbagai upaya rehabilitasi mangrove juga suhda dilakukan untuk menambah luas hutan mangrove di Desa Sungai Langir yang merupakan sabuk hijau pelindung pantai. Apalagi kawasan ini juga menjadi benteng pelindung di kawasan pesisir.
"Banjir bandang, naiknya permukaan air laut, telah mengancam Desa. Perlu tindakan nyata untuk konservasi mangrove," kata Kepala Desa Sungai Langir, Jumhar.
World Mangrove Day "Think Globally, Act Locally " Penanaman Mangrove-Ekosistem yang Tiada Duanya merupakan rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia melibatkan masyarakat Desa, Indika Nature, Pemerintah Kabupaten Paser dan PT Maroon Rekanan Nusa.
Dalam kesempatan tersebut IMPACT juga menyampaikan pesan pentingnya konservasi mangrove dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian dalam gerakan ini.
(thm)
Lihat Juga :