Gaji Tinggi, Jerman Jadi Negara Idola Pekerja Migran Indonesia

Senin, 10 Juli 2023 - 00:09 WIB
loading...
Gaji Tinggi, Jerman...
Kepala BP2MI Benny Rhamdani melepas 13 PMI ke Jerman dalam program G To G untuk sektor kesehatana di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (9/7/2023). Foto: SINDOnews/Dok
A A A
TANGERANG - Jerman menjadi negara idola yang diinginkan pekerja migran Indonesia (PMI). Sebab upah di Jerman paling tinggi dibandingkan negara lain penempatan PMI.

“Jerman menjadi idola untuk skema G to G, karena Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan yang berpihak pada negara asing dan menyediakan gaji relatif tinggi,” ujar Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat melepas 13 PMI ke Jerman dalam program G To G untuk sektor kesehatana di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (9/7/2023).

Menurut Benny, Jerman memiliki UU Ketenagakerjaan yang berpihak kepada para pekerja. Menurut Benny, Jerman memiliki UU Ketenagakerjaan yang berpihak kepada para pekerja. Bahkan, para perawat Indonesia yang bekerja di Jerman bergaji cukup fantastis. Mereka disebut bisa mengantongi gaji mencapai Rp47 juta setiap bulan.

Untuk itu, Wakil Ketua Umum Partai Hati Nurani (Hanura) itu mengatakan, penempatan tenaga kerja seperti itu harus digelorakan. Karena, mimpi anak-anak muda bangsa Indonesia yang ingin bekerja ke luar negeri menjadi kenyataan.

Baca Juga: BP2MI Upayakan Gaji Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong dan Singapura Naik

"Mimpi yang harus menempuhnya dengan cara-cara yang resmi. UUD 1945 Pasal 27 jelas menyebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang layak. Itu hak tugas negara adalah memfasilitasi negara kepada rakyat," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Kolaborasi UICI-KP2MI...
Kolaborasi UICI-KP2MI Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Prabowo Puji Aksi Heroik...
Prabowo Puji Aksi Heroik Sugianto Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Korsel
Kementerian P2MI Dukung...
Kementerian P2MI Dukung Kementrans Kirim Masyarakat Transmigrasi Bekerja ke Jepang
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Rekomendasi
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Infografis
Timur Kapadze Jadi Kandidat...
Timur Kapadze Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved